Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Hendak Kabur, Dua Residivis Pembobol Toko Dihadiahi Timah Panas

16 September 2019, 20: 50: 02 WIB | editor : Nyoman Suarna

Hendak Kabur, Dua Residivis Pembobol Toko Dihadiahi Timah Panas

RESIDIVIS : Polres Jembrana merilis dua pelaku spesialis pembobolan minimarket, Senin (16/9). (FT. GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Dua pelaku pencurian dan pemberatan (curat) yang beraksi beberapa waktu lalu ditangkap Satuan Reskrim Polres Jembrana. Keduanya ditangkap selang dua hari pasca beraksi membobol minimarket di Banjar Yeh Sumbul, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kedua pelaku yang ditangkap yaitu Moch Saet,39 dan Maden, 32.  Keduanya berasal dari Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso.

Ditemui di Mapolres Jembrana, Senin (16/9), Wakapolres Jembrana Kompol Supriadi Rahman didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita mengatakan, penangkapan kedua pelaku yang belakangan diketahui merupakan residivis kasus yang sama, berkat adanya laporan pencurian dari dua orang warga yang menjadi korban. Laporan pertama dari, I Made Sukadana, 39 pemilik toko Sari Buana yang beralamat di Desa Pengragoan, Kecamatan Pekutatan, tanggal 6 September 2019. Laporan kedua dari, H Saihurrahman,43 pemilik toko UD Jaya Makmur, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, tanggal 9 September 2019.

“Anggota opsnal kemudian melakukan penyelidikan hingga pada Rabu (11/9) sore, di wilayah Yeh Sumbul. Petugas melihat seseorang dengan ciri-ciri identik pelaku yang terekam dalam CCTV di TKP Sari Buana melintas ke arah timur/Denpasar,” terangnya.

Kemudian, lanjut Wakapolres, anggota langsung melakukan pengejaran untuk memastikan orang yang dikejar sebagai pelaku pencurian di Toko Sari Buana Pengeragoan. Sempat terjadi kejar-kejaran dengan pelaku. Petugas yang juga dibantu warga masyarakat berhasil mengamankan pelaku Moch Saet di Desa Pulukan dan pelaku Maden diamankan di Desa Medewi. “Dari hasil interograsi, kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian di Toko Sari Buana Pengeragoan dan UD Jaya Makmur Yeh Sumbul,” ujar Kompol Supriadi.

Selain itu, dari keterangan pelaku, rokok berbagai merk yang berhasil diambil tersebut dijual kepada teman pelaku yang juga berasal dari Bondowoso, Anwar (DPO) yang mereka temui di Ketapang, Banyuwangi. Selanjutnya opsnal melakukan pengembangan ke daerah Bondowoso untuk mencari barang bukti. “Namun pada saat melakukan pencarjan barang bukti, kedua pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas dan hendak melarikan diri sehingga mereka di dor dengan timah panas,” ujar Wakapolres.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan barang bukti 20 slop rokok berbagai merk, uang tunai Rp 500 ribu yang merupakan sisa uang yang diambil di Toko Sari Buana Pengeragoan, uang Rp 5 juta dari hasil penjualan rokok, satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah putih, satu buah obeng, satu gulung kabel, 4 karung plastik, satu buah penanak nasi merk Votre, satu buah panci kecil, satu buah baju jaket warna merah hitam, satu buah topi warna coklat, satu buah masker warna biru dan satu HP merk Nokia.

Kini kedua pelaku ditahan di Polres Jembrana dan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita mengimbau para pemilik toko agar memasang CCTV di depan toko.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia