Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tertimbun Longsoran Galian C, Dua Pekerja Tewas di Rendang

17 September 2019, 16: 08: 23 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tertimbun Longsoran Galian C, Dua Pekerja Tewas di Rendang

RINGSEK: Kondisi truk yang sempat tertimbun longsor di lokasi Galian C, Rendang, Karangasem, Selasa (17/9). (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS - Dua pekerja di lokasi galian C, tewas tertimbun longsoran tebing setinggi 30 meter, Selasa (17/9), sekitar pukul 11.00 di Banjar Dinas Geliang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Adalah Ni Wayan Gumbreg Banjar Besakih Kawan, dan I Nengah Dadi asal Banjar Keladian.

Menurut informasi, longsoran tanah terjadi sangat cepat karena kondisi tebing memang kurang stabil. Korban saat itu tengah memindahkan muatan ke atas bak truk, sehingga mereka tak mampu berkelit.

Tertimbun Longsoran Galian C, Dua Pekerja Tewas di Rendang

KORBAN: Kondisi jenazah, korban timbunan longsor di lokasi galian C di Rendang, Selasa (17/9). (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Hanya satu orang sopir, I Wayan Latra, yang berhasil lolos dari maut. Latra hanya mengalami luka-luka dan kini sudah mendapat penanganan di rumah sakit terdekat. Sedangkan truk juga mengalami ringsek hampir di semua bagiannya.

Kapolsek Rendang AKP I Made Sudartawan menjelaskan, kedua korban saat kejadian sedang meratakan material pasir di atas bak truk. Sementara sopirnya masih berada dalam truk dan bersedia beranjak beberapa saat setelahnya.

Pada saat sopir keluar, tebing itu langsung menimbun kedua korban. Si sopir truk nyaris tertimbun. Tapi karena sudah merasa waswas, dia lebih dulu beranjak dari lokasi. "Tapi sopir itu tetap kena beberapa serpihan material" kata Sudartawan.

Menurut warga sekitar, Nengah Landra, kedua korban tewas itu memang pekerja di lokasi tersebut. Katanya, masih banyak pekerja yang aktif di lokasi galian itu. Sekitar puluhan orang.

Hanya saja, di Pura Besakih juga sedang dilakukan upacara. Sehingga banyak pekerja yang libur. "Ini nasib. Coba kalau libur, pasti tidak begini (tertimpa musibah)," ungkapnya. Kini kedua jenazah sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan di kuburan desa setempat.

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia