Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dijenguk Akbar Tanjung, Sudikerta Menangis

17 September 2019, 22: 02: 24 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dijenguk Akbar Tanjung, Sudikerta Menangis

MENANGIS: Sudikerta dijenguk sesepuh Partai Golkar. Ia meneteskan air mata di pelukan Akbar Tanjung. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR , BALI EXPRESS – Walaupun sudah tidak menjadi ketua umum Partai Golkar, perhatian Akbar Tandjung kepada kader – kader Golkar tidak pernah berkurang. Baik itu kader Golkar yang sedang menjabat maupun kader yang bermasalah hukum, tetap diperhatikan Akbar Tandjung.

Sesepuh golkar yang biasa disapa Bang AT ini menjenguk salah satu kader Golkar Bali,  mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta di Lapas Kerobokan, Selasa (17/9) siang.

Ketua Umum Golkar tahun 1998 – 2004 ini mengaku sengaja menjenguk Sudikerta sebagai senior dan junior di Golkar. “Ya saya menjenguk pak Sudikerta, sebagai senior junior di Partai Golkar. Tadi juga saya memberi materi perkaderan di HMI, setelah itu saya sempatkan ke sini,” jelas AT.

Dijenguk orang yang sangat dihormati di partainya, Sudikerta tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ketika bertemu Sudikerta dan AT langsung berpelukan. Sudikerta yang juga akrab disapa Tommy ini sampai menitikkan air mata alias menangis di pelukan AT.

AT juga menepuk punggung juniornya di partai beringin tersebut, seperti memberi pesan untuk kuat dan bersabar. Sudikerta dalam obrolannya dengan AT mengucapkan terima kasih kepada Akbar karena sudah menyempatkan waktu menjenguk dirinya.  “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Ketua Akbar Tanjung, yang sudah mau menjenguk saya,” ucapnya  sambil tersenyum.

Setelah keluar dari Lapas, Akbar Tanjung mengatakan, Sudikerta dalam kondisi sehat. “Keadaan Pak Sudikerta baik dan sehat. Saya menguatkan dia untuk menyelesaikan kasusnya,” jawab AT.

Politisi senior yang pernah menjabat ketua umum PB HMI Periode 1969 – 1970 juga mengaku, pembicaraan dengan Sudikerta hanya menyangkut kesehatan, kegiatan Sudikerta di Lapas, pembicaraan antara senior dan junior.  “Ya tadi bicara tentang menjaga kesehatan, kegiatan Pak Sudikerta di Lapas,” jelas Akbar.

Saat dikonfirmasi apakah ada pembicaraan spesifik tentang pemecatan Sudikerta dari ketua DPD Golkar,  AT menjawab tidak ada. “Oww, tidak ada sampai ke sana,”  jawabnya singkat. Namun dia tidak menampik membicarakan masalah partai Golkar ke depan.  “Tadi hanya berbicara tentang bagaimana Golkar ke depan,” ucapnya.

Seperti berita sebelumnya, Sudikerta sedang terjerat kasus dengan Maspion Grub pimpinan pengusaha Ali Markus. Dia didakwa menipu pihak Maspion senilai Rp149 miliar. Sampai saat ini mantan Wakil Bupati Badung itu masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

(bx/art/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia