Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Buang Sabu ke Tempat Sampah, Karina Ditangkap

18 September 2019, 21: 50: 07 WIB | editor : Nyoman Suarna

Buang Sabu ke Tempat Sampah, Karina Ditangkap

DIAMANKAN: Pengedar dan pengguna narkoba diamankan di Mapolres Gianyar, Rabu (18/9). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Operasi Anti Narkoba (Antik) telah berlangsung hampir sepekan yang menyasar pengguna maupun pengedar narkoba. Dalam sepekan, Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar berhasil menangkap dua orang pelaku sebagai pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu-sabu.

Kabag Ops Polres Gianyar Kompol I Dewa Gede Mahaputra didampingi Kasatresnarkoba Polres Gianyar AKP Nyoman Pawana JN, mengatakan, tersangka Karina, 28 ditangkap lebih dulu. Perempuan asal Desa Gambirono, Kecamatan Bangsal Sari, Kabupaten Jember, Jatim ini merupakan pengedar sabu. Dia diciduk pada Jumat (13/9) di Jalan Raya Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud. 

"Anggota yang sedang melakukan pemantauan dalam rangka Operasi Antik Agung 2019 melihat Karina tengah melintas menggunakan sepeda motor. Dengan gerak - geriknya mencurigakan, pelaku membuang sesuatu ke tempat sampah. Saat dihentikan dan dilakukan penggeledahan, barang tersebut diakuinya sabu – sabu seberat 0,17 gram netto yang baru saja diambilnya dari seseorang di daerah Batubulan," ungkap kompol Dewa Mahaputra dalam rilis media di Mapolres Gianyar, Rabu (18/9). 

Ia menambahkan, tim opsnal kemudian melakukan interogasi dan pendalaman terkait asal-usul sabu – sabu tersebut. Saat diinterogasi, Karina mengaku, barang itu didapat dari seseorang bernama Aldi, 31, asal Surabaya. Selanjutnya tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Gianyar langsung melakukan pemancingan terhadap Aldi, dan berhasil ditangkap saat melintas di Jalan Raya Singapadu, Sukawati.

Petugas melakukan pengembangan ke tempat kosnya di Banjar Manguntur, Desa Batubulan, Sukawati. Hasilnya, ditemukan barang bukti berupa alat timbang digital, bendel plastik klip, alat isap berupa bong, 3 bendel kertas rokok merk Radjamas dan 1 buah potong pipet dengan ujung runcing. Ditemukan juga sabu terbungkus plastik klip seberat 0,35 gram dan 0,30 gram,  ganja seberat 0,46 gram.

"Aldi dijerat dengan Pasal 114 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang perantara dan jual beli narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. Sedangkan Karina dijerat dengan pasal 112  (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang menguasai, menyimpan atau membawa narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara," terangnya.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia