Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bobol ATM di Candidasa, Dua Pelaku Skimming asal Polandia Dibekuk

18 September 2019, 22: 19: 18 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bobol ATM di Candidasa, Dua Pelaku Skimming asal Polandia Dibekuk

TERTANGKAP : Pelaku pembobol ATM asal Polandia dibekuk Polda Bali. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Polisi kembali membekuk warga negara asing (WNA) pelaku pembobolan ATM bermodus skimming. Rabu (18/8) sekitar pukul 01.40 dini hari, aparat Polda menciduk dua WNA asal Polandia karena membobol ATM BNI di Candidasa, Karangasem.

Kedua WNA tersebut masing-masing bernama Lachowski Dawid Przemyslaw, 22, dan Wojcik Gawel Amadeusz, 35. “ Berawal dari laporan masyarakat kepada pihak BNI, bahwa ada aktivitas mencurigakan di ATM BNI yang ada di jalan Candidasa, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Setelah dicek pihak BNI, ternyata ada Hidden kamera (kamera tersembunyi) yang terpasang di ATM tersebut,” beber Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho, Rabu (18/9).

Bobol ATM di Candidasa, Dua Pelaku Skimming asal Polandia Dibekuk

TERTANGKAP : Pelaku pembobol ATM asal Polandia dibekuk Polda Bali. (ISTIMEWA)

Setelah mendapat laporan dari pihak BNI, Tim Polda Bali bersama tim STOC dan Polres Karangasem melakukan pengawasan terhadap ATM tersebut. “Sekitar pukul 02.30 terlihat 2 orang, masing – masing mengendarai mobil Toyota Avanza warna putih dan sepeda motor Yamaha N-Max warna abu, berhenti di dekat mesin ATM Bank BNI. Selanjutnya 1 orang (Dawid) masuk ke dalam mesin ATM dan langsung mematikan mesin ATM dengan cara mencabut kabel power dan mencoba memasang perangkat lain di mesin. Sedangkan 1 orang lainnya (Gawel) berdiri di luar mesin ATM untuk melakukan pengawasan,” jelas Yuliar.

Setelah aksi tersebut, tim Polda Bali memburu kedua pelaku dan melakukan penggeledahan di kos tempat mereka tinggal di kawasan Canggu Kuta, dan kawasan Gunung Soputan, Denpasar.  “Mereka ditangkap di kos mereka yang ada di kawasan Canggu dan Gunung Soputan,” lanjut Yuliar.

Dari kedua pelaku kejahatan skimming ini, pihak kepolisian menyita barang bukti berupa 1 HP merk Samsung hitam, 1 HP merk Vivo, passport, hidden camera, 1 buah router, 1 buah hub, 1 buah tank potong,1 buah pisau tikam. Dari barang bukti yang ada dan cara tersangka melakukan aksinya, terdapat kesamaan modus operandi setiap kejahatan skimming yang dilakukan di Bali.

Atas ulahnya, kedua  warga Polandia tersebut diancam dengan Pasal 30 Ayat (1)  jo Pasal 46 Ayat (1) dan/atau Pasal 33 jo Pasal 49 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951.

(bx/aim/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia