Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Istri ke Luar Negeri, Sugriwa Perkosa Anak 9 Tahun

19 September 2019, 17: 50: 06 WIB | editor : Nyoman Suarna

Istri ke Luar Negeri, Sugriwa Perkosa Anak 9 Tahun

DIAMANKAN : Pelaku pemerkosaan, Ketut Umbu Sugriwa diamankan di Mapolsek Sukawati, Kamis (19/9). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Seorang ayah tiga anak, Ketut Umbu Sugriwa, 48, asal Penatih, Denpasar Timur diamankan jajaran Polsek Sukawati. Saat digelar rilis dengan awak media Kamis (19/9), terungkap ia memperkosa seorang anak berusia sembilan tahun berinisial  PT AS.  Korban merupakan tetangga kosnya beralamat di Desa Singapadu, Gianyar pada Februari 2019 lalu. 

Kapolsek Sukawati AKP Suryadi didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun menjelaskan, pelaku Sugriwa memiliki tiga orang anak dan istrinya bekerja di luar negeri. Sedangkan dia sendiri bekerja sebagai supir taksi yang indekos  bersama seorang janda di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati. 

"Kronologis kasus pemerkosaan terjadi pada 7 Februari 2019 sekitar pukul 11.00 sepulang korban dari sekolah. Pelaku memanfaatkan kos-kosan korban yang sepi. Namun korban enggan melapor kepada orangtuanya karena diancam dibunuh oleh pelaku jika melapor," paparnya. 

Selama tujuh bulan kejadian itu ditutupi oleh korban. Namun, Senin (16/9), ibu korban melihat wajah anaknya pucat, termenung dan terdiam. Saat ditanya, korban mengaku celananya pernah dibuka oleh pelaku, kemudian alat kemaluannya dipegang,  dan pelaku mencoba memasukkan alat kelaminnya ke korban sehingga korban merasa kesakitan. 

"Selama tujuh bulan korban enggan melapor kepada orangtuanya karena takut dengan ancaman akan dibunuh. Karena orangtua korban selalu membujuk sehingga ia mau bercerita dan langsung dilaporkan ke Mapolsek Sukawati,"  tutur AKP Suryadi. 

Sesuai laporan tersebut, tim opsnal melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti sampai pemeriksaan saksi. Hasilnya mengarah ke tetangga kos korban. Saat pelaku balik ke kosnya, langsung dilakukan penangkapan untuk diamankan guna proses hukum lebih lanjut. 

"Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan berupa celana dalam korban, dan pelaku. Satu handphone berisikan video porno. Karena sebelum dilakukan pemerkosaan, pelaku diduga mengajak korban menonton vidio porno guna merangsang korban," tandasnya. 

Akibat perbuatannya, pelaku Sugriwa dijerat Pasal 76 D Jo. Pasal 81 Ayat (1) Undang- Undang RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang - undang 23 tahun 2002, dengan ancaman hukuman minimal sembilan tahun penjara, dan maksimal 15 tahun penjara. "Saat diamankan pelaku tidak melawan. Sampai saat ini pelaku masih belum mengakui perbuatannya," pungkasnya.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia