Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Amankan Pilkel di Buleleng, Polres Terjunkan 600 Personel

22 September 2019, 22: 33: 25 WIB | editor : Nyoman Suarna

Amankan Pilkel di Buleleng, 600 Personel Dilibatkan

MENJELANG PILKEL: Proses pelipatan surat suara yang akan digunakan dalam Pilkel Serentak. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS  - Pelipatan terhadap surat suara yang digunakan untuk Pemilihan Perbekel (Pilkel) mulai dilakukan. Tercatat sebanyak 337.615 surat suara disiapkan untuk digunakan oleh 79 desa di 9 kecamatan yang akan mengikuti Pilkel serentak 31 Oktober 2019 nanti. Pendistribusian surat suara ke masing-masing desa yang akan menggelar Pilkel akan dilakukan paling lambat H-3 pelaksanaan Pilkel. Untuk mengamankan pelaksanaan Pilkel, Polres Buleleng akan menurunkan 600 personel yang disebar di 79 desa.

Sekretaris Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Buleleng, Ni Made Sukreni mengatakan, proses pelipatan surat suara ini melibatkan beberapa tenaga dari staf DPMD dan tenaga lainnya. Selain dilipat, kondisi surat suara juga dicek untuk menghindari adanya surat suara yang rusak.

Selanjutnya surat suara yang rusak dikembalikan ke pihak rekanan. Bahkan, DPMD Buleleng juga menyiapkan sebanyak dua persen surat suara cadangan dari total surat suara keseluruhan.

"Surat suara memang ada yang rusak seperti buram dan kotor, namun sudah kami bawa ke tempat cetak di Denpasar untuk diganti. Saya rasa dengan adanya kerusakan surat suara itu tidak menghambat, karena dalam pencetakan sudah ada cadangan surat suara dua persen dari jumlah secara keseluruhan," kata Sukreni, belum lama ini.

Disinggung soal pendistribusian, Sukreni menyebut paling lambat akan dilakukan pada H-3 sebelum Pilkel serentak digelar. Pihaknya pun menarget agar pelipatan tuntas pada H-5 pelaksanaan Pilkel. "Optimistis selesai H-5 tuntas dilipat,” jelasnya.

Sementara itu Polres Buleleng saat ini mulai memetakan titik kerawanan jelang pelaksanaan Pilkel serentak di Buleleng. Untuk pengamanan Pilkel serentak, Polres Buleleng nantinya akan menurunkan 600 personel yang disebar di 79 desa, untuk melakukan pengamanan selama proses pemilihan berlangsung.

Kapolres Buleleng, AKBP Suratno menjelaskan, memang ada beberapa desa yang memiliki tingkat kerawanan saat berlangsungnya Pilkel. "Kami sudah memetakan sekaligus mendeteksi titik kerawanan, karena analisa saya Pilkel ini identik dengan kesiapan Pilbup nanti. Ini kita ketahui bersama para calon kepala desa ini, ditempatkan untuk nanti bisa memberikan kontribusi dalam pemilihan Bupati mendatang," jelas Kapolres Suratno.

Pihaknya pun berharap agar seluruh Kapolsek yang ada di jajaran wilayah hukum Polres Buleleng agar bisa meningkatkan pengawasan. sehingga pelanggaran bisa ditekan "Harapannya, siapa yang dipilih oleh masyarakat agar para calon bisa menerima," pungkas Suratno.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia