Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Kolom

Seputar Ruam Popok Bayi

Oleh: dr. Luh Nyoman Arya Wisma Ariani, S.Ked

27 September 2019, 09: 21: 57 WIB | editor : I Putu Suyatra

Seputar Ruam Popok Bayi

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

DEWASA ini segala sesuatu dibuat menjadi lebih praktis, termasuk dalam mengasuh bayi. Penggunaan popok sekali pakai (pospak) merupakan pilihan bagi orang tua masa kini. Pospak sangat mudah ditemukan dan beredar di pasaran dengan harga yang variatif. Disamping kelebihannya, apakah penggunaan pospak selalu aman?

          Apakah Anda pernah mendapati bokong atau lipatan paha bayi yang bersentuhan dengan pospak berwarna kemerahan? Bila iya, berarti bayi Anda telah mengalami ruam popok. Ruam popok paling sering diakibatkan oleh iritasi akibat kontak dengan popok itu sendiri atau kontak yang terlalu lama dengan urin atau feses.

          Ruam popok pada bayi memang tidak mengancam jiwa, namun sangat mengganggu, sehingga bayi akan menjadi rewel. Daerah bokong dan lipatan paha merupakan area yang lembab. Sehingga bila terjadi ruam dan tidak diobati dengan baik, maka dapat terjadi infeksi sekunder, terutama oleh jamur.

          Bila ruam popok sudah terjadi pada bayi Anda, maka disarankan untuk tidak menggunakan pospak terlebih dahulu untuk sementara waktu. Penggunaan popok kain dapat mengeliminasi dugaan ruam yang diakibatkan oleh iritasi akibat kontak dengan bahan pospak itu sendiri. Tentu saja dengan memperhatikan kebersihan saat mencuci popok kain, agar tidak menyebabkan iritasi baru akibat popok kain yang tidak bersih atau sisa deterjen yang masih melekat pada popok kain tersebut.

          Penggunaan pospak dapat dilakukan lagi dengan memperhatikan durasi penggunaan dan pemilihan kualitas bahan popok. Sebaiknya orang tua memilih pospak yang lembut, sehingga tidak menyebabkan gesekan yang membuat lecet pada bayi yang aktif. Waktu maksimal pemakaian adalah empat jam, dan bila bayi buang air kecil atau buang air besar, sesegera mungkin harus diganti tanpa menunggu waktu maksimal pemakaian.

          Hal yang perlu diperhatikan adalah kebersihan dan perawatan kulit. Seusai bayi buang air besar atau buang air kecil, kulit harus dibersihkan dengan air menggunakan kapas lembut. Atau bila menggunakan tissue basah pakailah tissue yang tidak mengandung alkohol atau parfum tambahan. Setelahnya lokasi lipatan harus dikeringkan dengan tissue kering yang lembut. Salep yang mengandung zinc dapat diberikan untuk upaya pencegahan ataupun penanganan awal pada kondisi ruam popok.

          Bila orang tua sudah melakukan upaya-upaya tersebut, maka perlahan ruam popok akan membaik dalam beberapa hari. Namun bila tidak tampak adanya perbaikan dan ruam cenderung meluas atau bertambah parah disertai infeksi sekunder, disarankan untuk mengkonsultasikan ke dokter untuk terapi lebih lanjut. (*)

(bx/wid/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia