Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ingin Lupakan Mantan Pacar, Bajang Jegeg Pakai Sabu

02 Oktober 2019, 20: 56: 53 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ingin Lupakan Mantan Pacar,  Bajang Jegeg Pakai Sabu

LUPAKAN MANTAN : NGS (Kanan) terjerat kasus narkoba gara- gara ingin melupakan mantan pacar. (ISTIMEWA)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Ada saja kisah- kisah unik di balik kasus narkoba. Terkadang kisahnya membuat miris, seperti halnya yang menimpa bajang jegeg (cewek cantik) berinisial NGS. Dia mengaku terlibat kasus narkoba gara-gara ingin melupakan mantan pacarnya yang masuk penjara.

Motif seseorang memakai narkoba memang berbagai macam, NGS salah satunya.  Perempuan yang terjaring dalam Operasi Antik  2019 ini mengaku memakai barang haram tersebut karena depresi ditinggal sang mantan kekasih.

NGS yang berprofesi sebagai karyawan salon ini mengaku, untuk menghilangkan kenangan dengan mantan kekasihnya yang sangat dia cintai, ia memakai sabu-sabu.  “Saya ingin menghilangkan kenangan dengan mantan,”  ucapnya sambil tertunduk malu.

Uniknya, mantan yang ingin dilupakan NGS juga seorang tersangka narkoba yang kini menjadi tahanan Polda Bali. Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga mengatakan, mantannya NGS sekarang jadi tahanan Polda Bali.

Cara NGS bertransaksi narkoba adalah memakai sistem tempel, Kompol Sindar Sinaga menjelaskan bahwa tersangka dibekuk ketika akan mengambil tempelan. “NGS ditangkap saat mengambil tempelan pada tanggal 2 September 2019 pukul 23.45 Wita di sebelah ATM Bukopin, Dalung, Kuta,” jelasnya.

Saat digeledah oleh Tim Polres Badung, ditemukan barang bukti yang biasa digunakan untuk menghisap narkoba. “Saat dia digeledah, ditemukan 2 buah pipet dan plastic klip berisi kristal bening, diduga narkotika jenis sabu- sabu, yang digenggaman dengan tangan kanan,” tambah Sindar.

Setelah mengamankan NGS, pihak kepolisian melalukan penggeledahan di kamar kos  tersangka di Padang Sambian, Denpasar. Dari penggeledahan tersebut, ditemukan barang bukti berupa rangkaian alat hisap sabu seperti 1 potong pipet, 1 buah pipa kaca yang tergeletak di atas kasur.

Ketika ditanya kapan perempuan berambut panjang ini mulai memakai barang haram tersebut, dia menjawab,  sejak Januari 2019.  “Mulai Januari ini,” jawabnya singkat.

NGS juga mengaku diajari oleh mantan pacarnya cara memakai barang haram tersebut. Dan kini dia sudah ditinggalkan mantannya selama 5 Bulan. “Mantan pacar saya awalnya ngajarin. Namun setelah diputusin, akhirnya pakai untuk melupakanya. Namun dia sudah duluan tertangkap,” sebutnya.

Selain NGS, perempuan berinisial  Gusti KM juga dibekuk oleh tim Reskorba Polres Badung. Gusti KM dibekuk sehari setelah NGS ditangkap, yakni pada 3 September 2019 di Padang Sambian, Denpasar.

“Kalau Gusti KM ini tangkap pada 5 September, ketika dia mengambil tempelan di pinggir jalan raya Padang Udayana, Padang Sambian,” jelas Sindar.

Ketika petugas melakukan pengecekan, tersangka membuang barang haram tersebut dengan tangan kanannya. Barang tersebut ternyata potongan pipet bening dan 1 klip berisi kristal yang diduga sabu.

Gusti KM mengaku menggunakan sabu - sabu untuk menambah stamina saat bekerja. “Dia bekerja di kargo. Pekerjaannya mengangkat barang. Dia memakai narkoba,  katanya untuk menambah stamina kerja,”  kata Sindar menegaskan pengakuan tersangka.

Mirisnya, tersangka Gusti KM mengaku sudah berkeluarga. Sambil terisak dia mengatakan sudah memiliki 3 anak yang sudah sekolah.

Karena perbuatannya memakai barang haram tersebut, 2 perempuan itu kini harus mendekam di Sel Tahanan Polres Badung, dan diancam dengan Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

(bx/man/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia