Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ajukan Perjalanan Dinas ke Luar Negeri, Bupati Dukung DPRD Gianyar

07 Oktober 2019, 18: 21: 47 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ajukan Perjalanan Dinas ke Luar Negeri, Bupati Dukung DPRD Gianyar

RAPAT : Suasana rapat di Aula DPRD Gianyar, Senin (7/10). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gianyar mengajukan perjalanan dinas ke luar negeri. Hal itu terungkap saat berlangsungnya rapat antara eksekutif dan legislatif terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2020 di Ruang Sidang DPRD Gianyar, Senin (7/10).

Perjalanan dinas yang dimaksud pun tidak main-main, karena sesekali keberangkatan ke luar negeri, diperkirakan menguras anggaran sekitar Rp 2,4 miliar lebih. “ Kami di Gianyar kan butuh sekali karena daerah pariwisata.  Denpasar saja bisa, Badung bisa, kenapa Gianyar tidak?,” jelas Ketua DPRD Gianyar, Wayan Tagel Winarta ditemui usai rapat.

Dalam kesempatan itu, setiap anggota dewan diperkirakan akan membutuhkan anggaran Rp 40 juta lebih. Jika dikalikan 40 anggota DPRD Gianyar, maka akan menghabiskan anggaran Rp 2,4 miliar lebih pada APBD 2020. “Perkiraan ya sampai Rp 2,5 miliar, itu untuk tiga sampai empat hari,” paparnya.

Tagel menyampaikan, permintaan ke luar negeri ini bukan hal yang  sangat mendesak atau urgent, tetapi juga menjadi kebutuhan anggota Dewan Gianyar agar mendapat informasi dari negara lain.Terlebih dari pengakuannya, DPRD Gianyar periode sebelumnya memang belum pernah melakukan perjalanan ke luar negeri. “Pengalaman 5 tahun yang lalu, nyaris anggota kami tidak pernah ke luar negeri,” imbuh Tagel.

Ketua Fraksi PDIP Gianyar, Ketut Sudarsana yang juga anggota badan anggaran (Banggar), turut berhitung soal rencana keluar negeri tersebut. Ia mengaku, dewan memerlukan anggaran sebesar Rp 80 juta per anggota untuk berangkat.  “Ya perkiraan kami Rp 80 juta per orang. Jadi untuk semua anggota, anggarannya mencapai Rp 3,2 miliar,” terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, bila sudah sesuai aturan, pihaknya  siap mendukung kunjungan DPRD Gianyar ke luar negeri. Ia pun mengaku, kunjungan kerja ke luar negeri menjadi hal yang wajar karena  mereka membandingkan dengan DPRD Denpasar dan DPRD Badung.  Sementara terkait besaran anggaran yang akan disiapkan, pihaknya masih menunggu proposal yang diajukan nanti.

“Kalau memang sesuai aturan, kita dukung. Yang jelas semua harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan kepada publik. Untuk biayanya, ya tergantung proposal. Kan ada aturan kalau kemana, misal ke Singapura berapa. Mau kemana dulu, itu kan beda harganya,” imbuhnya. 

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia