Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ngaku Kebelet Melahirkan, Pasutri Muda Diduga Hendak Buang Bayi

07 Oktober 2019, 21: 59: 37 WIB | editor : Nyoman Suarna

Berada di Kali Tengah Malam, Pasutri Muda Diduga Hendak Buang Bayi

PASUTRI: Pasutri yang diduga akan membuang bayinya ke sungai Jalan Kresek, Gang Ikan Teri, Denpasar Selatan. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Kasus pembuangan bayi kembali terjadi. Ironisnya, pelakunya adalah pasangan suami istri (pasutri) yang usianya masih sangat muda. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Kresek, Gang Ikan Teri, Denpasar Selatan pada Minggu (6/10) sekitar pukul 23.45 tengah malam.

Pasutri tersebut diketahui bernama Luki Pratama, 18, dan Mega Ayu Sekar Wangi, 19. Pelaku pertama kali kepergok oleh warga yang melintas di jalan tersebut. Dari keterangan Kapolsek Denpasar Selatan, saksi yang pertama melihat adalah Imam Bukhari, 28, warga Jalan Kresek Gang Ikan, Denpasar Selatan dan Mujianto warga Jalan Kedewatan, Denpasar.

Dijelaskan, saat itu saksi melintas  di TKP bersama kakaknya.  Saksi Imam melihat laki laki dan perempuan sedang berdiri di samping kali. Kala itu, Imam melihat ada sesuatu yang mencurigakan yang ditutup menggunakan sarung warna hijau motif kotak-kotak. “Setelah dihampiri oleh saksi, ternyata ada suara bayi yang terdengar dari bawah sarung,”  beber Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya.

Karena kaget melihat  bayi yang dibuang oleh pasutri belia tersebut, spontan Imam menghardik mereka. “Saksi (Imam) berkata kepada pasangan tersebut “mengapa tega membuang bayi,” terang Wirajaya.

Namun, pasangan tersebut mengelak dan mengaku kebelet melahirkan. “Pasangan tersebut kebelet melahirkan. Mereka juga mengaku sudah mendatangi bidan yang ada di kawasan Tukad Penatu, tetapi oleh bidan tersebut diarahkan ke RSUP Sanglah,” lanjut Wirajaya.

Untuk memastikan kebenaran keterangan korban, Imam pun mendatangi bidan yang disebutkan. Bidan tersebut membenarkan pernah didatangi oleh pasangan tersebut untuk memeriksakan diri. Namun, bidan menyarankan segera ke RSUP Sanglah.

Sementara itu, Kapolsek Wirajaya menyebut, pihaknya belum bisa memastikan motif pasangan tersebut membuang bayinya. “Masih suami istri dia, kami belum periksa semuanya karena masih trauma, nanti saya update lagi, besok saya update lagi. Motif belum diketahui karena belum bisa diambil keterangan dari dua orang tua bayi tersebut,” jelas Kapolsek Densel ini.

Bayi malang itu sudah dirujuk ke RS Sanglah beserta ibunya, dan langsung menjalani perawatan intensif.  Tragisnya, bayi tersebut akhirnya meninggal dunia pada pukul 18.25. “Sudah meninggal tadi pukul 18.25,” kata Kasubag Humas RSUP Sanglah, Dewa Ketut Kresna singkat.

(bx/aim/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia