Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Bersihkan Toksin Tubuh dengan Pijatan Bambu

08 Oktober 2019, 10: 13: 25 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bersihkan Toksin Tubuh dengan Pijatan Bambu

BAMBU : Bamboo Spa di Geo Spa Ubud menggunakan bambu untuk pemijatan, agar sirkulasi darah lancar, juga menghilangkan toksin di tubuh. (ISTIMEWA)

Share this      

UBUD, BALI EXPRES - Geo Spa di Jalan Hanoman No 4 Ubud, Gianyar,  memiliki beragam jenis Spa yang bisa dinikmati wisatawan. Salah satunya adalah Bamboo Spa  yang menggunakan media bambu sebagai alat treatment.

SPA Supervisor Geo Spa Ubud, Nyoman Santi mengatakan, treatment (perawatan) Bamboo Spa ini berfungsi untuk memberikan efek relaksasi kepada wisatawan, juga efek penyembuhan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit yang berkaitan dengan sistem peredaran darah.
"Bambu tidak saja menjadi media terapi yang kokoh, tetapi memiliki kandungan mineral beragam yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh," terang Santi kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) pekan kemarin.


Bahkan sejak zaman dahulu, lanjut Santi, bambu sudah digunakan sebagai bahan produk kecantikan seperti lotion dan krim wajah, karena kaya akan sulfur, dan  sangat baik untuk mengurangi iritasi dan masalah kulit. “Bambu juga mengandung zat antioksidan yang tinggi untuk menjaga kelembaban, kehalusan kulit, dan mencegah proses penuaan dini,” paparnya.
Meski kaya manfaat, namun untuk digunakan sebagai media terapi, bambu harus melewati proses terlebih dulu. Mulai dari proses penghalusan bambu menggunakan vernis, supaya teksturnya lebih halus dan licin.


Setelah itu, bambu yang sudah siap ini akan direbus terlebih dulu agar serat-serat bambu  menjadi hangat. Setelah itu,baru digunakan untuk memijat tubuh, termasuk bagian yang sulit dipijat seperti tulang belakang, pinggul, dan sela-sela jari. “Bamboo massage adalah terapi yang bertujuan memberikan perawatan dan kebugaran dalam tubuh dengan cara mengoptimalkan sirkulasi darah, membuang racun atau toksin dalam tubuh, serta memperbarui jaringan sel darah,” terangnya.


Proses pemijatan berlangsung selama 90 menit, dimana ukuran bambu disesuaikan dengan posisi gerakan dan bagian tubuh yang akan dipijat. Ketika pijatan dilakukan pada pinggul, tulang belakang, wajah, dan tangan, bambu  yang digunakan berukuran kecil. Jenis bambu yang digunakan dalam terapi ini, lanjut Santi,  merupakan bambu khusus, yakni jenis bambu kuning yang seratnya lebih lembut. Ukuran  bambu dibuat  beragam, mulai dari ukuran 45 cm, 25 cm untuk betis, dan 20 cm untuk lengan.


Sebelum mulai dipijat, pasien diminta membersihkan kaki dengan air garam. Setelah itu, tubuh dilumuri dengan cream massage. Terapis akan memberikan pijatan ringan untuk mengendurkan otot-otot yang tegang. Setelah pemijatan dilakukan di area kaki dan badan, terapi terakhir adalah pemijtan di bagian kepala. Pemijatan ini  manfaatnya untuk melancarkan sirkulasi oksigen dan darah ke area kepala, sehingga rasa pusing dan sakit kepala bisa hilang. Namun tekanannya disesuaikan agar yang dipijat tidak kesakitan.


Untuk produk Spa yang digunakan pada treatment ini, lanjut Santi, disesuaikan dengan jenis terapinya. Bila  untuk kesehatan, maka produk Spa yang digunakan adalah rempah-rempah yang bermanfaat untuk kesehatan. Santi mengatakan, harga paket Bamboo Spa yang disediakan di Harper Kuta Bali Hotel dibanderol mulai dari Rp 200 ribu sampai dengan Rp 750 ribu per paket, tergantung jenis paket dan lama waktu terapi. “Untuk harga paket kami mulai  jual dengan harga Rp 200 ribu per paket per orang, sampai dengan Rp 750 ribu untuk Honeymoon Package,” tambahnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia