Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Naikkan Gaji PTT dan GTT, Bangli Butuh Rp 44 Miliar

08 Oktober 2019, 20: 32: 40 WIB | editor : I Putu Suyatra

Naikkan Gaji PTT dan GTT, Bangli Butuh Rp 44 Miliar

Kepala Bappeda Litbang Bangli, I Nyoman Widiana (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Pemkab Bangli berencana menaikkan gaji pegawai tidak tetap (PTT) dan guru tidak tetap (GTT) yang jumlahnya 1.702 orang. Pegawai non-PNS yang sekarang digaji Rp 1.250.000 per bulan, dirancang naik menjadi Rp 2,2 juta pada 2020.  Jika rancangan itu disetujui, berarti dalam setahun APBD kabupaten yang dirogoh untuk membayar pegawai itu Rp 44.932.800.000.

Angkanya tergolong besar jika dibandingkan dengan kondisi keuangan Bangli yang terbatas. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Bangli I Nyoman Widiana menegaskan, kenaikkan gaji PTT dan GTT baru sebatas rencana. Untuk merealisasikannya masih perlu dibahas lagi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun dengan DPRD Bangli. Mesti melihat kemampuan keuangan daerah, termasuk persetujuan dewan Bangli.  “Kalau anggaran sudah ada dan disetujui, baru bisa naik,” jelas Widiana ditemui di kantornya, Selasa (8/10).

Disinggung terkait dasar Bappeda merancang kenaikkan Rp 950 ribu tersebut, Widiana mengungkapkan bahwa itu bagian dari komitmen Bupati Bangli I Made Gianyar di akhir masa jabatannya. Gianyar mengingingkan PTT dan GTT mendapat upah Rp 2 juta. Namun karena wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, sehingga gajinya dirancang menjadi Rp 2,2 juta.  “Setelah dipotong BPJS, gaji yang dibawa pulang sekitar Rp 2 jutaan lah,” terangnya.

Ia pun mengakui, kenaikkan gaji tersebut bukan pertama kalinya. Sebab 2019 gaji PTT dan GTT juga naik. Dari sebelumnya Rp 990.427.000 per bulan, naik menjadi Rp 1.250.000. “Sekarang dirancang naik lagi,” tandas Widiana.

Ditemui terpisah,   Pejabat pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Bangli I Ketut Mega Ada juga membenarkan gaji PTT dan GTT dirancang naik. Hanya saja pihaknya tak tahu pasti rancangan kenaikkan tersebut. Dia sebatas menyebutkan kenaikkan hanya dirancang untuk PTT dan GTT. Tidak termasuk tenaga pengabdi.

Disebutkan, PTT di Bangli sebanyak 1.046 orang.  Tersebar di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Paling banyak ada di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan. Perekrutan PTT dilakukan pada 2005. SK bupati diperpanjang tiap tahun oleh masing-masing kepala OPD tempat PTT bertugas. PTT ini bisa saja tidak diperpanjang karena berbagai alasan.  Misalnya tidak disiplin atau usianya sudah 58 tahun. “Tapi kalau melihat jumlahnya, saya kira tidak ada tidak diperpanjang karena tidak disiplin,” terangnya. Sedangkan terkait GTT, Mega Ada menyebutkan jumlahnya 656 orang. Itu direkrut pada 2014 dan 2015.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia