Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Alami Gangguan Jiwa, Budi Tewas Dehidrasi di Sawah

09 Oktober 2019, 19: 28: 31 WIB | editor : Nyoman Suarna

Alami Gangguan Jiwa, Budi Tewas Dehidrasi di Sawah

TEWAS: I Wayan Budi ditemukan meninggal dunia di areal persawahan Banjar Pekandelan, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Selasa (8/10). (ISTIMEWA)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Salah satu warga asal Banjar Panglan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring Wayan Budi, 30, ditemukan meninggal dunia, Selasa (8/10) di areal persawahan Banjar Pekandelan, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. Diduga Budi mengalami dehidrasi setelah lama berada di persawahan.

Sesuai informasi yang dihimpun koran ini, penemuan mayat Wayan Budi berawal dari salah satu warga yang berasal dari Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, I Made Arsana,35, yang akan ke sawah sekitar pukul 17.30. 

Saat melintas di tanah persawahan, Arsana melihat tubuh manusia yang terbaring di tanah. Merasa curiga, ia mendekati sosok itu dan ternyata ia mengenalnya. Mengetahui kondisi Budi seperti itu, Arsana menghubungi pihak keluarga korban, I Wayan Sayah, 54.

Selanjutnya keluarga korban dan prajuru Banjar Panglan langsung menuju lokasi persawahan, tempat korban ditemukan. Pihak  keluarga kemudian membawa jenazah korban ke rumahnya menggunakan ambulan.

Dikonfirmasi, Kapolsek Blahbatuh, Kompol Yoga Widiatmoko, Rabu (9/10) menjelaskan, korban sebelumnya sempat menghilang dari rumahnya. Hal itu disebabkan korban juga memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Sedangkan hasil pemeriksaan dokter dari UPT Kesmas II Tampaksiring, dr. Luh Dwiparwati, menyebutkan, korban meninggal karena dehidrasi akibat terkena matahari terlalu lama. Korban diperkirakan meninggal sekitar 8 jam sebelum ditemukan. “Tanda- tanda kekerasan tidak ditemukan. Selain itu, upaya bunuh diri juga tidak ada,” ungkap Kompol Widiatmoko.

Pihak keluarga korban telah menerima kematian korban sebagai musibah. Terlebih pihak keluarga korban juga mengatakan, memang benar korban pernah mengalami gangguan jiwa. Bahkan sempat dirawat di RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Bali di Bangli sebanyak dua kali.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia