Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pelajar Tewas Keracunan, Setelah Makan Lawar dan Sate

09 Oktober 2019, 20: 29: 40 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pelajar Tewas Keracunan, Setelah Makan Lawar dan Sate

MAKAN LAWAR : Korban Cintya yang tewas akibat keracunan setelah makan lawar dan sate. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SAWAN, BALI EXPRESS - Nasib malang dialami siswi bernama Komang Angelique Cyntia Murthi, 13. Pelajar yang masih duduk di kelas VIII SMPN 3 Sawan ini meninggal seusai menyantap lawar dan sate yang dibelikan ayahnya, Ketut Budiartawan, 46, Selasa (8/10) malam.

Seperti diungkapkan Budiartawan, sebelum putri bungsunya meninggal, sekira pukul 19.30 Wita, Budiartawan pulang ke rumah selepas mengerjakan sawah. Sampai di rumah, Cintya mengaku lapar. Mendengar ucapan putrinya, Budiartawan pun bergegas pergi membelikan makanan ke warung yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumahnya di Banjar Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan.

Ia sempat membelikan lauk pauk seperti lawar, sate dan kuah.  Sedangkan nasi putih sudah dimasak di rumah. Namun, karena tak tahan kuat menahan lapar, Murthi langsung mendahului menyantap lauk pauk yang sudah dibeli.

Sedangkan Budiartawan masih cuci tangan. Tak diduga, Wayan Kerandi, 60 berteriak histeris setelah melihat Cintya mengalami muntah-muntah, sebelum korban ambruk tidak sadarkan diri. Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Buleleng.

"Kami terlambat. Tim medis menyatakan Murthi telah meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Bisik-bisik, kami dengar mereka (tim medis) menyebut toksin," tutur Budi Artawan, Rabu (9/10) sore.

Atas musibah itu, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap korban."Jika dilakukan otopsi, toh putri bungsu kami tak bakal hidup kembali. Kami sekeluarga sudah ikhlas menerima musibah ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara saat dikonfirmasi mengungkapkan, pasien tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi meninggal dunia. "Pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng sekitar pukul 21.50 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Korban diduga meninggal dalam perjalanan, henti nafas, henti jantung. Korban dibawa pulang dari kamar jenazah sekitar pukul 22.30 WITA," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sawan Iptu Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan kejadian tersebut. Kapolsek Alit menduga penyebab korban  Cyntia meninggal akibat keracunan makanan. Pihaknya pun sempat medatangi TKP.

"Kuat dugaan akibat keracunan makanan. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Sudah, kami sudah langsung lakukan pengecekan terhadap korban. Selain itu kita amankan barang bukti makanan berupa lawar, sate dan kuah sempat disantap oleh korban," singkatnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia