Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Klungkung Kebut Verifikasi Usulan Bedah dan Rehab Rumah

10 Oktober 2019, 12: 08: 41 WIB | editor : I Putu Suyatra

Klungkung Kebut Verifikasi Usulan Bedah dan Rehab Rumah

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

SEMARAPURA, BALI EXPRESS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berulang kali mengatakan akan menuntaskan bantuan bedah rumah dan rehab rumah pada 2020. Hanya saja, hingga kini, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung belum menuntaskan verifikasi usulan. Untuk mengejar penganggaran pada APBD 2020, dinas setempat mengebut verifikasi. Verifikasi dilakukan agar bantuan tepat sasaran.

Usulan yang masuk ke dinas setempat per 30 April mencapai 1.357 unit bedah rumah. Sedangkan rehab 3.051 unit. Data itu baru mencakup 52 dari 59 desa/kelurahan di Klungkung.  Melihat banyaknya usulan itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengaku kewalahan staf. Ia pun harus membuat jadwal verifikasi agar tidak ada tercecer.

“Saya sudah kerahkan staf secara maksimal. Sekarang masih ada (verifikasi) di Nusa Penida. Ada bergerak di (kecamatan) Klungkung,” ujar Adnyana, Rabu (9/10).  

Pihaknya mengkebut verifikasi agar selesai sebelum pembahasan rancangan APBD 2020. Data warga yang layak menerima bantuan supaya bisa masuk di sana. Sehingga bisa menghitung kemampuan keuangan daerah. “Karena itu sudah menjadi program bupati, kami tetap berusaha,” jelas Adnyana ketika disinggung terkait waktu verifikasi yang sudah mepet.  

Bupati Suwirta saat datang ke Dinas Sosial, Rabu (2/10) lalu mendapati banyak data pemohon bedah rumah belum diverifikasi. Ada tujuh desa belum menyetorkan datanya ke dinas. Melihat persoalan itu, Suwirta meminta dina setempat benar-benar menggali data dan melakukan verifikasi ke desa bersama para perangkat desa untuk mendapatkan data valid. “Saya tidak ingin terus berkutat di data. Saya ingin bedah dan rehab rumah tuntas pada 2020, sehingga program selanjutnya adalah pemberdayaan masyarakat,” tegas Suwirta. 

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia