Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Features

Siswa Cemberut Saat Belajar Matematika, Guru di Singapadu Ubah Gaya

11 Oktober 2019, 18: 18: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Siswa Cemberut Saat Belajar Matematika, Guru di Singapadu Ubah Gaya

SISWA: Guru kelas lima SD Negeri 3 Singapadu Tengah, Ni Wayan Lisnaya, S.Pd saat mengajar sambil bermain dengan siswa, Jumat (11/10). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Seorang guru kelas lima SD Negeri 3 Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Lisnaya, S.Pd membuat inovasi saat mengawali pembelajaran. Siswa diajak bermain melatih gerakan tangan hingga kaki sebelum masuk ke dalam kelas. Hal itu dilakukan berawal dari dilihatnya siswa yang selalu cemberut dan seperti beban saat mendapatkan mata pelajaran matematika.

Ditemui Jumat (11/10), perempuan 31 tahun tersebut menyampaikan inovasi itu dilihatnya dari youtube. “Setiap mendapatkan pelajaran perkalian, mereka selalu kelihatan terbebani. Mulai dari sana saya lihat di youtube dan langsung saya praktikkan dengan mereka. Selain itu juga pembelajarannya sangat cocok dengan kurikulum 2013 yang kita sedang terapkan di sini,” jelasnya.

Pertama ia melakukan kesepekatan dengan para siswanya, mulai dari tangan. Seperti salaman, kedua dengan pelukan atau sentuhan. Sedangkan yang ketiga pada kaki yang mengajak mereka melangkah bersama menuju sukses. Maka ketiga gerakan itu pun dapat dipilih oleh siswa sebelum masuk ke dalam kelas sambil diberikan pertanyaan perkalian oleh Lisnaya.

“Saya baru memulai sejak awal Agustus 2019 lalu. Setelah diterapkannya sistem pembelajaran tersebut mereka nampak lebih ceria meski dapat pelajaran perkalian atau matematika. Selain itu juga di sela-sela mengajar saya selalu beri mereka riang gembira sehingga tidak monotun belajar teori saja,” ungkapnya.

Perempuan yang asli dari Banjar Belaluan, Singapadu Tengah itu pun menyampaikan mulai dari sana peserta didiknya semakin semangat belajar. Karena untuk membuat mereka senang menerima materi harus membuat para siswa senang berada di dalam kelas terlebih dahulu.

Sedangkan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Sukawati, Ni Ketut Yuriati, SH, MA, didampingo oleh Kepala SD Negeri 3 Singapadu Tengah, I Made Suardana, S.Pd sangat mendukung inovasi dari tenaga pendidiknya tersebut. Meski masih menjadi guru tidak tetap (GTT) Lisnaya termasuk salah satu guru yang gigih dalam mendidik siswa yang ada di sana.

“Apapun yang dilakukan atau inovasi tenaga pendidik kami di sini, selalu kami himbau agar mengarah ke hal yang positif. Kami beri mereka kebebasan dalam berinovasi, berkreativitas seperti sekarang ini. Tujuannya tiada lain untuk menanamkan kecerdasan dan pengembangan karakter siswa yang sesuai dengan pelaksanaan kurikulum 2013,” tandas Yuriati.

Kedepannya, setiap guru yang ada di bawah UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Sukawati akan diarahkan melaksanakan kegiatan serupa sebelum masuk kelas. Untuk jumlah siswa yang ada di sana, diungkapkan hanya sebanyak 83 siswa saja. Itu pun merupakan dari banjar pendukung dari satu banjar saja yang ada di wilayah Belaluan tersebut.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia