Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Melintas di Atas Pura, Warga Tolak Kereta Gantung Investor Rusia

11 Oktober 2019, 19: 39: 44 WIB | editor : I Putu Suyatra

Melintas di Atas Pura, Warga Tolak Kereta Gantung Investor Rusia

SAMPAIKAN ASPIRASI: Warga Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, Bangli menyampaikan aspirasi menolak kereta gantung belum lama ini. (ISTIMEWA)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS - Rencana investor asing asal Rusia membangun tempat wisata berupa kereta gantung di Bukit Abang, Kecamatan Kintamani, Bangli mendapat penolakan dari warga Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani. Warga menolak karena kereta gantung akan melintas di atas pura.  Hal itu dinilai menodai kesucian pura. Bertentangan dengan visi gubernur Bali yaitu Nangun Sat Kerthi loka Bali.

Perbekel Abang Batudinding I Made Diksa, Jumat (11/0) membenarkan, rencana investasi pihak asing ditolak warga Banjar Dukuh. Penolakan tersebut sempat disampaikan masyarakat saat rapat di Banjar Dukuh, belum lama ini. Saat itu juga hadir sejumlah warga Desa Abang Songan, dan Desa Suter yang bermukim di kawasan tersebut. Menurut Diksa, terdapat sejumlah pura di sana. Yakni Pura Kawitan Tuluk Biyu, Pura Tirta Paceburan dan Pura Dukuh Sakti.

Sebagai perbekel sekaligus warga Dukuh, Diksa juga menolak rencana kereta gantung itu. “Kalau dilihat gambarnya, kereta gantung ada di atas pura,” ujar Diksa.

Selain dinilai akan mengganggu kesucian pura, Diksa juga mengatakan bahwa warga khawatir jika proyek itu dilanjutkan, Bukit Abang yang sudah rawan longsor akan semakin rawan. Terkait hal itu, Diksa bersama sejumlah tokoh dari Banjar Dukuh dan beberapa tokoh dari Desa Abang Songan dan Suter akan menemui Bupati Bangli I Made Gianyar agar proyek itu dibatalkan.

“Kami tahu bupati orangnya baik, bijak. Ketika ada keluhan di masyarakat, teriakan masyarakat pasti beliau akan merespond. Kami akan melakukan pendekatan dengan bupati,” terang Diksa.

Sebagaimana diketahui, investor asing asal Rusia berencana membangun kereta gantung di wilayah Bukit Abang. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangli Made Alit Parwata belum lama mengatakan, kereta gantung sudah mendapat rekomendasi dari bupati Bangli. Rekomendasi dikeluarkan November 2018.  Bupati merekomendasikan investor Visnu Investment Grup agar bekerjasama dengan Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark. Sedangkan izin pembangunan sepenuhnya dikeluarkan Pemprov Bali, karena merupakan penanaman modal asing (PMA). “

Proses perizinannya masih di provinsi,” ujar Alit. Menurutnya, rencana kereta gantung telah disosialisasikan langsung oleh pihak investor kepada enam desa sekitar Bukit Abang.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia