Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis
OTOTIPS

Lima langkah Supaya Aki Motor Tidak Mudah Soak

11 Oktober 2019, 21: 40: 09 WIB | editor : I Putu Suyatra

Lima langkah Supaya Aki Motor Tidak Mudah Soak

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

AKI adalah komponen penting dalam sepeda motor yang memiliki penting dalam penggunaan sepeda motor. Selain menjadi kunci utama agar stater motor bisa dihidupka , aki juga berfungsi untuk menyalakan komponen kelistrikan lainnya pada sepeda motor seperti head lamp, lampu sign dan lampu indikator lainnya. 

Sehingga ada beberapa hal yang harus diperharikan supaya aki tidak mudah soak dan bis awet dalm jngka waktu yang lama.

1. Perhatikan Penggunaan Aksesoris Pada Motor Anda

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah lebih kepada cara penggunaan motor Anda sendiri. Usahakan untuk tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan pada motor, terutama yang menggunakan energi listrik. Contohnya seperti menambah lampu-lampu lain sebagai hiasan, perangkat audio rakitan, atau mengubah tipe klakson motor melebihi batas yang dianjurkan.

2. Jangan Menyalakan Starter Elektrik Secara Paksa Apabila Motor Anda Susah Untuk Dinyalakan. Sebaliknya, gunakan starter manual (engkol) sebagai gantinya. Starter elektrik yang menggunakan aki sebagai sumber dayanya sebenarnya dirancang selain untuk mempermudah proses menyalakan motor, juga digunakan pada keadaan darurat seperti motor mati mendadak di jalan raya.

3. Nyalakan Motor Anda Minimal 15 Menit Setiap Harinya, Pada bagian dalam aki terdapat 2 buah plat (masing-masing memiliki kutub negatif dan positif) yang berbahan dasar kalsium timbal (PbCa). Dengan bantuan kiprok (sejenis Diode Bridge) yang menyuplai arus listrik ke aki, plat ini akan bereaksi dengan cairan asam sulfat dan menghantarkan energi listrik menuju komponen-komponen kelistrikan lainnya.

4.  Selalu periksa Ketinggian Cairan Yang Terdapat Di Dalam Aki, Usahakan agar tidak melebihi batas atas dan bawah yang tertera. Jika sudah mendekati batas bawah, segera tambahkan cairan H2O (air suling) ke dalam aki hingga hampir menyentuh batas atas. Meskipun cairan yang berada di dalam aki berupa asam sulfat (H2SO4), namun selalu gunakan H2O (air suling) untuk proses pengisian ulang aki untuk menjaga derajat keasaman (pH) cairan dalam aki.

5. Periksa Apabila Ada Kebocoran Pada Bagian Badan Aki, Jika memang terjadi kebocoran, segera tukarkan aki lama Anda dengan aki baru yang dijual di bengkel-bengkel resmi Honda. Selain mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan karena aki mengandung bahan yang beracun dan mudah meledak.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia