Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pengembangan Kasus Pencurian, Pelaku Narkoba Diciduk

15 Oktober 2019, 21: 17: 20 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pengembangan Kasus Pencurian, Pelaku Narkoba Diciduk

TANGKAP BERANTAI: Empat tersangka narkoba diperlihatkan kepada awak media Karangasem, Selasa (15/10) di lobi Mapolres Karangasem. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Karangasem berhasil mengantongi empat pelaku penyalahguna narkoba dalam Operasi Antik Agung 2019 lalu. Tiga di antaranya merupakan pengguna, sementara seorang lagi merupakan pengedar. Penangkapan ini merupakan hasil penjaringan secara berantai. Dua pelaku ditangkap saat Operasi Antik, dua tersangka lagi diringkus saat pengembangan kasus pencurian.

Mereka masing-masing I Made Darsana, 42, asal Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu selaku pengedar. Sementara itu, tiga lainnya I Made Sunyi Antara 34, asal Kelurahan Subagan, I Putu Artyasa, 26, asal Manggis, dan Suprapto, 31, asal Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Karangasem merupakan pengguna.

Dalam pengungkapan kasus ini, satu di antaranya terkuak saat Polsek Sidemen mendalami kasus pencurian yang menyeret salah seorang tersangka berinisial IMS, beberapa waktu lalu. Saat polisi menginterogasinya, dia mengaku mencuri untuk mendapatkan uang.

Hasil curian dimanfaatkan untuk memesan barang haram. Bahkan, dari kasus ini pula, tersangka Artayasa asal Manggis berhasil diciduk di rumah kontrakannya di Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung, 7 Oktober 2019.

Sementara itu, satu tersangka asal Bungaya Kangin, Suprapto, ditangkap saat mencari-cari narkoba di atas rumput area stasiun pengisian bahan bakar di Jasri, Kelurahan Subagan, 8 Oktober 2019.

Wakapolres Karangasem Kompol Aris Purwanto menyebut, keempat tersangka mendapatkan barang dari orang yang tidak dikenal. Mereka sepakat menggunakan sistem tempel di tempat-tempat tertentu.

"Barang bukti yang diamankan dari semua tersangka sebanyak 3.6 gram. Tersangka satu dengan lainnya ada yang terkait dan ada juga tidak," jelas Aris Purwanto, Selasa (15/10), saat jumpa pers di Mapolres Kaarangasem.

Kasatresnarkoba Polres Karangasem AKP Nyoman Merta Kariana menambahkan, pelaku yang ditangkap saat operasi Antik Agung adalah I Made Darsana asal Tianyar Tengah. Darsana ditangkap 13 September 2019 pukul 06.00 di rumah.

Polisi menemukan lima paket sabu dengan berat total 1,17 gram ada di tempat sampah. Bahkan beberapa disimpan di pakaian miliknya. "Kami juga temukan gunting, pipet, bukti transfer, korek api, serta uang tunai sekitar Rp 2,6 juta," sambung Merta.

Hasil pengembangan lantas mengarah ke Made Sunyi Antara. Sunyi ditangkap di Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Karangasem, 28 September 2019. Masing-masing disangkakan pasal berbeda, yakni tersangka Darsana dijerat Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 serta Sub Pasal 127 Ayat 1 huruf A Undang - Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan tiga tersangka pengguna dijerat Pasal 112 Aayat 1 dan Sub Pasal 127 Ayat 1 huruf A UU RI No. 35 Tahun 2009. "Kami masih melakukan pendalaman kasus ini," pungkas Merta.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia