Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon
The Voice Indonesia

Suci Tak Mau Pesimis, Target Grand Final The Voice Indonesia

21 Oktober 2019, 20: 53: 15 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Suci Tak Mau Pesimis, Target Grand Final The Voice Indonesia 1

TARGET : Suci tak mau pesimis, bahkan menarget bisa masuk grand final di ajang The Voice Indonesia 2019. (ISTIMEWA)

Share this      

JAKARTA, Bali Express – Langkah Ni Luh Putu Suciyantini dalam ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2019, tak pernah diduga. Empat seleksi dilewati dengan mulus oleh perempuan asal Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Buleleng ini. Kenapa Suci baru tertarik ikuti ajang pencarian bakat nyanyi tingkat nasional ini?

Suci mengaku tertarik ikuti The Voice Indonesia 2019 karena motivasi dari teman teman dan keluarga. Suci yang kesehariannya menyanyi di Finn's Beach Club, Denpasar ini, tidak pernah mengikuti ajang perlombaan sebelumnya. Bahkan, ajang The Voice Indonesia menjadi ajang lomba yang pertama kali diikuti.

Persiapannya juga tidak lama, hanya sekitar sebulan.

Suci Tak Mau Pesimis, Target Grand Final The Voice Indonesia 2

PESAING : Gus Agung, wakil Bali yang juga jadi pesaing Suci di ajang pencarian bakat nyanyi The Voice Indonesia 2019. (ISTIMEWA)

"Orang dibalik keberhasilan saya sampai di The Voice Indonesia adalah keluarga besar saya dan tunangan saya yang saat ini berada di Belanda," ujar anak pertama dari Kepala Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Gede Riasa ini lewat sambungan telepon dari Jakarta kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Senin (21/10) kemarin.

Wanita kelahiran Baktiseraga, Buleleng, 12 Juli 1992 ini, mengaku tidak ada rasa pesimis, meski saingan dari kontestan lain dari babak ke babak kian berat. Salah satu pesaing beratnya justru datang juga dari Bali, yakni Gus Agung yang berada bersama di satu tim asuhan Armand Maulana.

Langkah pria kelahiran Sanur ini, juga terbilang mulus langkahnya di ajang The Voice Indonesia 2019. Anak dari pasangan Ida Bagus Oka Kresna dengan dr I Gusti Agung Ayu Decy Pratiwi ini, punya timbre vokal yang khas, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Gus Agung yang punya nama lengkap Ida Bagus Agung Saka Gotama ini, juga melangkah ke babak Live Round, setelah lolos dari babak Battle, saat diduetkan membawakan lagu 'Risalah Hati' dengan Chrissa. Selain punya timbre vokal yang jarang dimiliki penyanyi, Gus Agung juga menguasai sejumlah alat musik, seperti gitar dan piano.

Soal persaingan dengan siapapun dalam ajang kompetisi bagi Suci, menjadi keharusan dan wajar. Suci bertekad akan berusaha terus menampilkan yang terbaik, agar bisa terus melangkah ke babak berikutnya.

"Kalau bisa, saya berharap sampai di grand final. Saya harus menghilangkan rasa nervous saat di atas panggung The Voice yang sangat besar dan megah ini," papar Suci yang mengidolakan penyanyi Anggun C Sasmi ini.

Diakuinya, penyanyi Anggun C Sasmi benar-benar sangat menginspirasinya. Suaranya yang sangat berkarakter dan perjalanan karir Anggun yang luar biasa, membuat Suci sangat suka sosok penyanyi yang kerap jadi juri di berbagai ajang pencarian bakat tingkat internasional ini.

Soal nyanyi memang bukan urusan baru bagi Suci yang sudah menjadikan menyanyi sebagai pekerjaan. Wanita berumur 27 tahun ini sebelumnya kerap mengisi acara musik. Bahkan, Suci sempat bernyanyi di Maldivs, Macau, dan Filipina. Sebelum ikut audisi ini, Suci bekerja sebagai penyanyi di Finns’s Beach Club di Denpasar.

Jadi, karakter vokal, juga teknik bernyanyi kian terasah karena ditopang jam terbangnya sebagai entertainment. "Yang membedakan tampil di babak 'Battle' dan 'Live Round' itu tidak ada, semua-sama aja. Sama-sama bikin deg-degan, " akunya sambil tertawa.

Cuman kali ini, lanjutnya, sudah masuk ke babak 'Live Round' yang lebih menegangkan karena disiarkan langsung.  "Saya harus benar-benar mempersiapkan diri untuk bisa tampil dengan baik" papar Suci yang berharap dukungan

masyarakat Bali untuk turut memilihnya lewat voting pesan singkat (SMS). "Jangan lupa vote saya dan dukung saya sebanyak banyaknya," ujarnya.

Disinggung soal 'ritual' dan strateginya jelang tampil, Suci mengaku istirahat yang cukup dan berlatih setiap hari. "Sebelum tampil hanya minum air putih saja yang banyak dan mengatur pernapasan agar saat bernyanyi tidak berantakan," bebernya.

Langkah Suci di Jakarta diawali dengan suksesnya saat tampil di babak 'Blind Auditions' membawakan lagu 'Give Me One Reason'. Juri Armand Maulana, Titi DJ, Vidi-Nino, dan Isyana Saraswati, semuanya menekan tombol dan membalikkan kursinya sebagai tanda menginginkan mengajak gabung ke dalam tim asuhannya, ketika mendengarkan Suci melantunkan lagu yang dipopulerkan Tracy Chapman ini.

Selanjutnya di babak 'Knockout', wanita berkulit sawo matang ini membawakan lagu 'Menghujam Jantungku', yang ternyata mampu menghujam jantung para juri The Voice Indonesia. Penampilan anak pertama Gede Riasa ini, dihujami pujian coach. Bahkan, mendapat 'standing ovation' dari juri.

Menasuki babak 'Battle', Suci beradu denga Trully, duet membawakan lagu Whitney Houston, 'I Will Always Love You'. Sekali lagi, tampilan menawan Suci mendapat pujian dari semua coach, yang akhirnya Armand Maulana memilih menjagokan Suci untuk tampil di babak 'Live Round'.

Langkahnya memang makin berat, dan jika lolos dari babak 'Live Round', selanjutnya akan masuk semifinal, dan kemudian menuju grand final yang akan dilaksanakan November 2019.

Harapan telah digantungkan Suci yang menarget masuk grand final. Apapun hasilnya kelak, lanjutnya, itulah yang terbaik dan harus disyukuri. "Rencana setelah The Voice, saya ngalir aja ya. Planningnya sih bikin lagu atau single sendiri," pungkasnya.

Ajang The Voice Indonesia 2019 sangat spesial bagi Bali, karena punya dua wakil yang berhasil lolos hingga masuk babak 'Live Round', yang berarti sudah melewati empat babak seleksi yang sangat ketat. Bukan hal mustahil bagi Suci maupun Gus Agung untuk meraih posisi terhormat, bila melihat kemampuannya. 

(bx/rin/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia