Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Belum Ada Tokoh Bali Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi

22 Oktober 2019, 21: 27: 32 WIB | editor : I Putu Suyatra

Belum Ada Tokoh Bali Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi

Gede Pasek Suardika (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRRESS  - Selama dua hari terakhir bursa menteri yang masuk Kabinet Kerja Jilid II mendatangkan berbagai spekulasi. Meskipun satu persatu tokoh diundang ke Istana Negara dengan mengenakan kemeja putih sejak Senin (21/10) sampai dengan, Selasa (22/10).

Meski demikian sampai dengan Selasa sore (22/10) belum ada satupun nama tokoh dari Bali yang terlihat datang ke Istana Negara. Padahal adanya menteri dari Bali sempat menjadi salah satu harapan. Paling tidak dari kader-kader PDIP di Bali.

Sejauh ini, nama-nama tokoh dari Bali yang diprediksi masuk kabinet santer beredar di media sosial. Setidaknya ada yang berasal dari kader PDIP. Ada juga yang dari nonkader PDIP.

Dari lingkaran PDIP ada nama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana atau Cok Ace yang disebut-sebut punya peluang masuk kabinet. Kemudian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Bahkan, AA Ngurah Puspayoga yang di kabinet sebelumnya menjabat Menteri Koperasi dan UKM muncul lagi.

Sedangkan untuk nonkader, nama Gede Pasek Suardika diprediksi masuk. Terlebih Pasek atau GPS merupakan Wakil Ketua Umum DPP Hanura. Kemudian ada juga nama AAGN Ari Dwipayana yang sebelumnya merupakan Staf Khusus Presiden.

Bahkan, untuk nama yang terakhir, Ari Dwipayana, sejak Selasa (22/10) sudah masuk dalam tujuh pembantu Jokowi untuk melaksanakan tugas operasional selama kabinet belum terbentuk. Akademisi dari UGM itu akan bertugas bersama enam orang lainnya. Yakni Pratikno, Pramono Anung, Retno Marsudi, Moeldoko, Sukardi Rinakit, dan Alex Lay.

Sementara itu, Gede Pasek Suardika yang dikonfirmasi semalam menepis segala prediksi yang menempatkan dirinya dalam jajaran kabinet. Dia menyebutkan itu hanya sekadar prediksi di medsos.

“Kan nggak ada sampai sekarang. Tidak ada (dihubungi atau diundang). Orang itu (kabinet) sudah selesai. Besok kan sudah dilantik,” aku Pasek yang sedang berada di Jakarta semalam.

Disinggung mengenai perwakilan dari Hanura, Pasek mengaku belum mengetahuinya. Bahkan, saat ini pihaknya masih memantau. “Saya malah belum melihat ada orang Balinya,” sebutnya.

Mengenai prediksi yang beredar di medsos, dia menyebutkan sudah banyak yang keliru. Kendati prediksi yang beredar sangat bervariasi.

“Nggak ada (undangan ke Istana Negara). Ya memang ada undangan (untuk saya). Tapi undangan khitanan. Anak teman. Sama soal tawaran kartu kredit. Itu saja. Sama ini, dapat telepon dari wartawan sekarang ini,” ujar Pasek berseloroh.

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia