Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

24 Ekor Penyu di Tempat Konservasi Hilang, Diduga Digondol Bule

22 Oktober 2019, 21: 40: 47 WIB | editor : Nyoman Suarna

24 Ekor Penyu di Tempat Konservasi Hilang, Diduga Digondol Bule

CURI PENYU : Seorang yang diduga WNA terekam CCTV mencuri 24 penyu di konservasi penyu Pantai Sindu. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Tempat konservasi yang sekaligus tempat perlindungan penyu yang mestinya aman, malah dibobol pencuri. Akibatnya, 24 ekor penyu raib di Tempat Konservasi Pantai Sindu.

Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya, tempat konservasi penyu di Pantai Sindu, Denpasar kehilangan 24 penyu. Diduga digondol atau dicuri oleh seorang bule atau warga negara asing (WNA). “Kami belum berani menentukan, apakah itu WNA atau lokal,” jelasnya kepada awak media, Selasa (22/10).

Wirajaya mendapatkan laporan dari petugas konservasi yang terletak di pusat wisata konservasi penyu Sindu. “Kami mendapat laporan pukul 20.00. Kemudian petugas langsung turun ke TKP untuk meminta keterangan saksi,” jelas Kompol Wirajaya.

Dari keterangan saksi I Made Winarta, 43, yang juga pengurus konservasi  kepada pihak kepolisian, sekitar pukul 05.00 pagi saksi yang juga pegawai konservasi datang ke kawasan konservasi dan mengecek penyu yang ada di sana. Setelah melakukan pengecekan, pegawai tersebut kaget karena penyu berkurang. “Pukul 05.00 petugas konservasi melakukan pengecekan, ternyata penyu sudah hilang sebanyak 24 ekor,” lanjut Wirajaya.

Setelah melakukan olah TKP, ternyata puluhan hewan langka itu telah raib. “Sebanyak 15 penyu dewasa ukuran 10 cm hingga 45 cm hilang,  kemudian penyu 10 penyu ukuran 5 cm juga hilang. Total yang hilang sebanyak 24 penyu,” jelas Kompol Wirajaya.

Pihak kepolisian pun membuka CCTV yang ada di tempat konservasi tersebut.  Dari rekaman CCTV, terlihat seorang  berbadan tinggi seperti bule atau WNA menggunakan kaos dan celana panjang tampak mengambil penyu dari kolam dan memindahkannya. Dari ciri fisik yang ada di CCTV, terlihat seorang warga negara asing (WNA). Tetapi pihak Polsek Denpasar Selatan belum berani menentukan apakah yang di CCTV tersebut adalah WNA. “Kami masih selidiki, ini juga kejadian pertama di wilayah hukum Denpasar Selatan,” jelasnya.

Pihak kepolisian mengaku masih kesulitan mencari keterangan saksi, karena waktu pencurian terjadi, kawasan pantai Sindu sedang sepi. “Kami masih kesulitan mendapatkan keterangan saksi, karena waktu kejadian, sedang sepi. Warung di dekat konservasi aja baru buka pukul 10.00 pagi,”  jelas Kompol Wirajaya.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia