Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Festival di Tabanan Diharapkan Masuk Kalender Event Nasional

28 Oktober 2019, 13: 46: 27 WIB | editor : I Putu Suyatra

Festival di Tabanan Diharapkan Masuk Kalender Event Nasional

Ketua PHRI Tabanan I Gusti Bagus Made Damara. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Kabupaten Tabanan memiliki berbagai macam festival, mulai dari Festival Tanah Lot, Festival Jatiluwih, termasuk yang baru-baru ini digelar Festival Ulun Danu Beratan. Tujuan digelarnya festival tersebut tidak lain adalah meningkatkan kunjungan ke objek wisata bersangkutan juga bertujuan untuk meningkatkan PAD.

Ketua PHRI Tabanan, I Gusti Bagus Made Damara mengapresiasi pelaksanaan festival di Kabupaten Tabanan, namun menurutnya festival tersebut harus bisa masuk kalender tahunan nasional maupun internasional seperti Sanur Festival, Nusa Dua Festival hingga Kuta Festival. Sehingga wisatawan memang sudah menyiapkan diri untuk hadir dalam festival tersebut. "Saya kira festival di Tabanan bisa masuk kalender tahunan nasional maupun internasional," ujarnya Minggu (27/10).

Untuk itu menurutnya tidak perlu terlalu banyak festival yang digelar. Cukup tiga, dua atau bahkan satu festival saja namun harus benar-benar dirancang dengan kualitas yang optimal. "Mungkin bisa waktunya yang panjang, tetapi benar-benar optimal dan booming. Atau bisa juga pembukaan dilakukan di Kota, kemudian venuenya disebar, di DTW-DTW, dan mungkin digelar dua tahun sekali," imbuhnya.

Dengan demikian persiapan yang dilakukan bisa lebih matang, dan promosi pun bisa dilakukan sejak jauh hari. Sehingga wisatawan memang sengaja datang ke Tabanan untuk menyaksikan festival tersebut secara langsung. "Apalagi kalau kita bicara soal biaya yang dikeluarkan untuk sebuah festival, harus sinergis dengan sumber yang bisa kita dapatkan," lanjut Damara.

Lantaran sejauh ini, dari kacamatanya sebagai pelalu pariwisata, feedback yang didapatkan dari digelarnya sejumlah festival di Tabanan belumlah optimal. "Bagi saya festival-festivalnya sangat bagus, tetapi kalau dianggap mendrive tourism activity ya saya rasa belum maksimal. Jadi ini PR besar, diperlukan pemikiran besar walaupun kita punya keterbatasan anggaran," tandasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia