Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Gedung IKM Mangkrak, Bupati Mahayastra: Karena Kelalaian Rekanan

28 Oktober 2019, 22: 12: 22 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gedung IKM Mangkrak, Bupati Mahayastra: Karena Kelalaian Rekanan

PANDANGAN UMUM: Sidang paripurna di ruang sidang DPRD Gianyar, Senin (28/10). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Sidang Paripurna dengan agenda jawaban bupati Gianyar atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dilangsungkan Senin (28/10). Sebelumnya, pandangan itu telah disampaikan pada tanggal 21 Oktober 2019 tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar tahun anggaran 2020. Sidang dibuka Ketua DPRD Gianyar Drs. Wayan Tagel Winarta.

Sidang dihadiri oleh 35 orang anggota dewan. Sebanyak lima orang dewan izin. Karena dihadiri mayoritas anggota dewan, maka sidang dinyatakan kuorum oleh pimpinan sidang Ketua DPRD Wayan Tagel Winarta. Bupati Gianyar I Made Mahayastra, secara berurutan menyampaikan jawaban terhadap pemandangan umum  fraksi.

Diawali jawaban atas pemandangan umum dari Partai PDI Perjuangan, ia menyampaikan telah melakukan sinkronisasi data dan potensi pajak antara BPKAD dengan instansi terkait baik lurah/perbekel. Pendataan dan pendaftaran objek-objek wisata permainan, wisata rekreasi dan wisata hiburan yang tersebar di Kabupaten Gianyar.

Menjawab pemandangan umum dari Fraksi Golkar, Mahayastra sependapat untuk terus melakukan penertiban terhadap wajib pajak yang masih mempunyai tunggakan atau belum melaksanakan kewajibannya. Di samping itu  Mahayastra juga sependapat untuk terus meningkatkan pendapatan asli daerah sesuai potensi riil dan peningkatan kapasitas SDM serta melakukan perhitungan  pajak PHR melalui teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi.  

Mengenai masalah kesehatan, Mahayastra akan meningkatkan program kesehatan gratis baik di RS Sanjiwani ataupun RS Sanglah. Untuk peningkatan pelayanan kesehatan di RS Sanjiwani, pihaknya mengaku telah menjalin kerja sama dengan RS PELNI dalam rangka menyusun system pelayanan berbasis IT yang terintegrasi sehingga masyarakat mendapat pelayanan secara paripurna termasuk penanganan permasalahan di bidang kesehatan.

Mengenai mangkraknya pembangunan Gedung IKM di Celuk dan pembangunan Pasar Silakarang,  dikarenakan kelalaian rekanan yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan batas waktu yang terdapat dalam kontrak dan pengenaan sanksi sudah sesuai dengan ketentuan. Walau begitu, Mahayastra berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Gedung IKM dan Pasar Silakarang.

Menjawab pemandangan umum dari Fraksi Demokrat mengenai kebakaran di TPA Temesi, Mahayastra mengatakan, telah mengambil langkah jangka pendek dengan melibatkan tim Damkar Provinsi dan kabupaten lainnya.  “Program jangka panjang dalam mengantisipasi kebakaran sampah, akan dilakukan revitalisasi dan pengelolaan sampah secara modern yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung yang telah disepakati melalui MoU Nomor 044/24/KS/BK.Tapem/X/2019 dan nomor 056/11.A/DN/2019 tanggal 24 Oktober 2019,” jelas Mahayastra.

Menjawab pemandangan umum dari Fraksi Indonesia Raya terkait peningkatan PAD, Mahayastra mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan saran terkait peningkatan PAD dan akan tetap memperhatikan komponen dan indikator yang berpengaruh. Dilanjutkannya penetapan target PAD tahun 2020 yang dirancang sudah termasuk piutang pajak daerah yang belum tertagih di tahun sebelumnya.

“Terkait kasus LC atas nama Regeg Cs yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap yang dipertanyakan, putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, tinggal dilanjutkan dengan pelaksanaan eksekusi oleh pengadilan,” imbuhnya.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia