Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon
The Voice Indonesia

Bersaing Ketat, Gus Agung dan Suci Berharap Lolos Lagi

30 Oktober 2019, 21: 54: 00 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Bersaing Ketat, Gus Agung dan Suci Berharap Lolos Lagi

LOLOS : Gus Agung dan Suci dinyatakan lolos Live Round 1 untuk selanjutnya tampil di Live Round 2 pekan ini. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, JAKARTA – Terus berguguran, tinggal tersisa 12 kontestan yang berhak beradu di ajang pencarian bakat nyanyi di The Voice Indonesia. Wakil Bali, Gus Agung dan Suci termasuk di dalamnya yang melenggang ke babak Live Round 2.

Total sudah empat seleksi ketat dilewati Gus Agung dari Sanur, Denpasar, dan Suci dari Baktisraga, Buleleng. Dari tahap seleksi, tahap Blind Audition, The Battle, Live Round 1, dan kini beradu di Live Round 2 yang dilaksankan pekan ini.

Di babak Live Round 1 pekan lalu, Gus Agung yang membawakan lagu milik grup Kahitna bertajuk 'Mantan Terindah', berhasil lolos karena meraih voting lewat pesan singkat (SMS) tertinggi.

Sementara Suci yang membawakan lagu 'Makin Aku Cinta', ciptaan Anang Hermansyah mendapat vote SMS terendah. Namun, Suci yang punya kualitas vokal dan teknik menyanyi memadai, diselamatkan coach Armand untuk melenggang ke babak Live Round 2.

Gus Agung yang punya nama lengkap Ida Bagus Agung Saka Gotama ini, mengaku bersyukur bisa lolos berkat dukungan vote lewat SMS, yang tentunya datang dari berbagai daerah di Indonesia, terutama Bali.

Meski sudah beberapa kali tampil, pria kalem dan murah senyum yang kini kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud ini, mengakui belum bisa total melenyapkan groginya di atas panggung.

Ayahnya, Ida Bagus Oka Kresna, dan ibunya, dr I Gusti Agung Ayu Decy Pratiwi tak menyanggah kelemahan putranya adalah soal grogi. "Nikmati saja prosesnya, dan dukungan dari keluarga besar juga kerabat dan warga Bali, mudahan bisa jadi kekuatan untuk mengatasi masalah itu," urai Ida Bagus Oka Kresna.

Tak sekadar dukungan moral, namun secara fisik keluarga besar Gus Agung hadir menyaksikan langsung di studio indoor GTV Jakarta. Live Round 1 menjadi pertarungan paling seru antar kontestan, karena dari 17 kontestan yang lolos, tersisa 12 kontestan, dan lima kontestan lainnya harus menyingkir alias terdepak.

"Senang sekali bisa lolos lagi ke Live Round 2. Walaupun sempat tidak menyangka kalau saya berada di urutan vote terbawah dan diselamatkan coach Armand," ujar Suci kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Senin (28/10) kemarin dari Jakarta.

Suci yang punya nama lengkap Ni Luh Putu Suciyantini ini,berharap bisa lolos lagi hingga final. "Tapi, balik lagi itu semua tergantung dukungan dari masyarakat Indonesia," papar wanita kelahiran Baktisraga, Buleleng ini.

Dikatakannya, persiapannya tak jauh beda dengan persiapan sebelumnya. "Cuma latihannya diperbanyak dan lebih percaya diri lagi," terangnya.

Dikatakan Suci, sama seperti Live Round 1, kontestan harus  membawa satu lagu pilihan juri "Tetap ada dukungan pakai pesan singkat (SMS), di samping juri yang ikut menentukan. Juri tidak memberikan alternatif lagu lain, hanya satu lagu yang disodorkan," ujarnya.

Baik Gus Agung maupun Suci punya modal yang sangat bagus di dunia tarik suara, masing-masing punya karakter.

Menurut penyanyi Agung Ocha yang sukses melantunkan lagu 'Taksu', Gus Agung sangat berbakat dalam berkesenian, terutama soal tarik suara. Putra daerah asal Sanur ini layak didukung, lanjut vokalis Jampiro Band ini, karena memiliki karakter vokal yang unik.

"Good looking, memiliki aura star on stage, mataksu," ujar Ocha yang juga terlibat dalam grup Nyanyian Dharma ini.

Ocha berharap Gus Agung dapat melewati babak selanjutnya, dan menjadi yang pertama di The Voice tahun ini, sekaligus menjadi seorang seniman yang rendah hati, sedikit bicara tunjukkan hasil.

"Kalah menang dalam sebuah ajang berlomba itu biasa, dan tetaplah menyanyi dan jangan sia-siakan anugerah bakat yang diberikan Tuhan," ujarnya.

Gus Agung dan Suci, lanjut Ocha, sama-sama punya kemampuan yang mumpuni.

"Suci jam terbang nyanyinya sudah tidak diragukan lagi karena penyanyi cafe.  Jadi, secara vokal sudah sangat matang dan sangat terlatih," ujar Ocha.

Master of ceremony yang juga penyanyi Bali, Anggi, mengaku merinding bila mendengar Gus Agung bernyanyi. Daya tarik Gus Agung luar biasa, mataksu yang membuat orang yang menyaksikan sangat tertarik, apalagi karakter vokalnya sangat khas.

"Setiap bernyanyi selalu dihayati karena Gus Agung bernyanyi dari hati. Sudah nggak bisa dikomentari lagi, kayaknya terhipnotis. Apa yang menjadi isi lagunya tersampaikan. Gus Agung memang layak didukung agar menjadi pemenang The Voice Indonesia," ujar Anggi.

Tak hanya Anggi dan Ocha, penyanyi yang juga kerap menjadi juri di ajang nasional, Trie Utami mendukung dan menyemangati Gus Agung untuk menjadi yang terbaik.

Di tempat terpisah, musisi,penyanyi, pencipta lagu yang juga komposer, Gede Kurniawan Wisesa mengakui Gus Agung punya karakter vokal yang bagus.

"Saya pernah satu panggung dengan Gus Agung di Bali Blues Festival. Di atas panggung Gus Agung punya aura yang bagus, performancenya oke, ganteng, bisa mencuri perhatian penonton, terutama kaum hawa. Gus Agung juga musisi yang bagus, bisa main piano, gitar, dan alat musik lainnya," urai Gede Kurniawan yang menjadi juara cipta lagu ajang pencarian bakat nyanyi Akademi Fantasi Indosiar (AFI) ini.

Gede Kurniawan yang kini aktif di grup Bali Blues Brothers, Ake Buleleng, Nyanyian Dharma, dan sibuk mengurus rumah musiknya, berharap Gus Agung dan Suci bisa jadi yang terbaik.

"Yang terpenting setelah ajang ini usai, keduanya bisa berkarir lebih luas lagi, bikin album, sampai ke tingkat internasional," harap pria asal Buleleng yang banyak menangani musisi dan penyanyi Buleleng ini.

Doa dan harapan sudah dipanjatkan, namun dalam setiap kompetisi, ada yang lolos dan berhenti langkahnya, seperti yang terjadi di tahapan seleksi yang sudah berjalan. Dan, kini tinggal 12 orang yang tersisa dari ribuan orang yang turut mengadu nasib di The Voice Indonesia sejak digulirkan.

Pekan ini, wakil Bali, Gus Agung dan Suci akan kembali beradu dengan kontestan lainnya dalam Live Round 2 pekan ini. 12 kontestan yang lolos ke Live Round 2 dari Team Titi DJ adalah Genya (Bandung), Vionita (Medan), Ferlita dari Lampung yang lolos karena dipilih coach.

Selanjutnya dari Team Armand Maulana adalah Elly (Batam), Gus Agung dari Bali, dan Suci dari Bali yang lolos karena dipilih coach. Sedangkan di Team Vidi Nino yang lolos adalah Tesa (Tarutung), Belinda dari Bogor, Aca dan Kia (Jakarta dan Medan), bisa melaju karena dipilih coach.

Selanjutnya dari Team Isyana Sarasvati ada Joy dari Mataram, Nikita (Bekasi), Kaleb (Jakarta), dipilih coach untuk ikuti babak selanjutnya. Sedangkan kontestan yang tersingkir adalah Trianetha (Kupang) dan Jordie (Surabaya) dari Team Armand Maulana.

Dari Team Titi DJ yang tersingkir adalah Aya (Surabaya), dari Team Vidi Nino yang terdepak adalah Gery Gany  dari Atambua, dan dari Team Isyana Sarasvati yang gagal ikuti tahap berikutnya adalah Tommy dari Maumere.

(bx/rin/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia