Selasa, 18 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Napi Gantung Diri di LP Karangasem, Korban Tidak Ada Tanda Stres

31 Oktober 2019, 20: 50: 17 WIB | editor : I Putu Suyatra

Napi Gantung Diri di LP Karangasem, Korban Tidak Ada Tanda Stres

Alm Dedy Mulyadi (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Seluruh petugas jaga di Lapas Kelas II B Karangasem dibuat geger. Salah seorang narapidana (napi) kasus narkoba, Dedy Mulyadi, ditemukan tewas gantung diri di straf sel, Kamis (31/10) sore.

Pihak Lapas tidak mengetahui masalah apa yang membelit Dedy. Hingga dia memutuskan bunuh diri. Sebab selama ini para napi terlihat baik-baik saja. Bahkan pihak Lapas selalu mengadakan banyak kegiatan, melibatkan para napi agar tidak dirundung stres. 

Menurut informasi, jenazah ditemukan salah seorang penjaga sel sekitar pukul 14.35. Kondisi jenazah tergantung di straf sel dekat lubang kunci. 

Para petugas pun tidak menyangka bakal ada kejadian begini. Sebab pengawasan sudah intensif. Para napi tidak menunjukkan gelagat aneh selama ini.

"Kami sudah upayakan agar para warga binaan tetap nyaman. Kita ajak berkegiatan. Selama ini yang bersangkutan (Dedy) baik-baik saja, kok. Tidak ada tanda-tanda depresi atau apa," tegas Kepala Seksi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Karangasem I Wayan Suastika.

Sesaat sebelum penemuan jenazah itu, warga binaan sempat beraktivitas seperti biasa. Itu dilakukan sejak pagi hingga sore. Petugas tetap melakukan tugas seperti biasa. Mengecek keadaan blok dan kondisi warga binaan sekitar pukul 12.45.

Pergantian petugas jaga dilakukan. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi para warga binaan. Petugas juga biasanya memberikan air minum ke masing-masing sel. Betapa terkejut ketika salah seorang petugas tiba di blok Dedy ditempatkan.

Jenazah dalam keadaan lemas, tergantung menggunakan straf sel. Petugas tersebut memanggil rekan lainnya, termasuk melapor ke Kepala Lapas. Dokter Lapas memeriksa tubuh korban dan dinyatakan telah meninggal. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Karangasem untuk dilakukan visum.

Kepala Lapas Kelas II B Karangasem Rochidam membenarkan salah seorang warga binaan tewas gantung diri. Namun pejabat asal Jakarta ini enggan berkomentar banyak soal kejadian ini. "Maaf saya tidak menerima menyampaikan informasi di telepon. Lebih lanjut tanyakan staf kami," ujar Rochidam dengan nada buru-buru.

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia