Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pesta Ganja, Delapan Pria Dibekuk di Mendoyo

06 November 2019, 20: 42: 41 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pesta Ganja, Delapan Pria Dibekuk di Mendoyo

PESTA GANJA : Kedelapan tersangka yang diamankan polisi seusai pesta ganja. (FT. GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Jajaran Satuan Reskrim Narkoba Polres Jembrana, Sabtu sore (2/11) lalu mengamankan delapan orang pria dari salah satu rumah di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Mereka diamankan di rumah I Ketut Anugraha karena kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

Kedelapan pria tersebut di antaranya Richard Wahyu Pradiyantono, 21 dari Bekasi, Muhamad Diansah, 20 dari Jakarta Barat, Petrus Ridanto Busono Raharjo, 42 dari Bantul, Muhamad Ali Nurdin, 27 dari Medan, Mahmul Arbiansyah Gulton, 20 dari Bekasi, Ketut Anugraha, 49 dari Penyaringan, Gede Dody Suhendra, 37 dari Pekutatan dan Gede Juliada Negara, 31 dari Dangintukadaya.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa didampingi Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol Wayan Sinaryasa dan Kasat Narkoba, AKP Komang Muliyadi, Rabu (6/11) mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di rumah I Ketut Anugraha sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Selanjutnya tim gabungan khusus yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Jembrana melakukan penyelidikan di seputaran rumah terduga pelaku. "Kemudian pada Sabtu (2/11) pukul 16.00 Wita, dilakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan 8 orang pelaku," ujarnya.

Kedelapan pelaku ini, lanjutnya, ditangkap saat sedang fly karena baru saja usai memakai satu paket ganja secara bersama-sama. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti ganja kering seberat 2 kilogram yang dikemas dalam empat plastik warna merah dan putih. Masing-masing plastik itu berisikan daun, batang, biji dan ekstrak cairan yang diduga narkotika jenis ganja. Dari hasil interogasi, paket tersebut didapat dengan cara dipesan secara online dari akun yang bernama Bali High City. "Pelaku mengambil pesanan paket ganja di daerah Soka, Tabanan dengan menggunakan mobil," terang Kapolres.

Barang bukti lain yang diamankan dari tangan pelaku yakni satu buah timbangan merk idealife, satu buah rice cooker merk Kirin, satu buah HP merk Samsung warna putih, satu buah kotak warna putih biru berisi ganja, satu buah saringan, satu buah gunting, satu buah sendok makan, satu baskom dan satu buah kapir/kertas rokok.

Saat ini kedelapan pelaku telah diamankan di Polres Jembrana untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 111 Ayat 2 jo Pasal 132 Ayat 1 dan Pasal 127 Ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 54 KUHP. "Ancaman hukumannya penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimal Rp 8 miliar," pungkas AKBP Adi Wibawa.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia