Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Selama 13 Hari, Polres Bangli Tindak 920 Pelanggar Lalin

06 November 2019, 21: 13: 18 WIB | editor : Nyoman Suarna

Selama 13 Hari, Polres Bangli Tindak 920 Pelanggar Lalin

OPERASI ZEBRA: Selama 13 hari pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2019, Polres Bangli menindak 920 pelanggar lalu lintas. (HUMAS POLRES BANGLI FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2019 selesai. Selama 13 hari operasi (23 Oktober-5 November 2019), Sat Lantas Polres Bangli menindak 920 pelanggar lalu lintas. Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Nengah Sona, Rabu (6/11).

Disebutkannya, dari sekian banyak pelanggar tersebut, sebagian besar pelanggaran tanpa STNK, mencapai 334 pelanggar. Disusul tanpa SIM 311 orang, pengemudi di bawah umur 76 orang, tanpa helm 69 orang, tanpa sabuk pengaman 68 orang, melawan arus 61 orang dan 1 orang ditindak karena berkendara sambil main handpone (HP).  “Barang yang disita 378 SIM, 529 STNK dan ranmor (kendaraan bermotor) 13 unit,” beber Sona.

Pihaknya mengakui, pelanggaran selama operasi kali ini termasuk tinggi dibandingkan operasi tahun lalu, dengan 850 pelanggar. Tak hanya jumlahnya yang bertambah. Dari sisi kecelakaan lalu lintas pun terbilang menonjol. “Dalam pelaksanaan operasi 2019 ini, terjadi dua kali kasus kecelakaan lalu lintas. Sedangkan pada 2018 nihil laka lantas,” terang Sona.

Secara terpisah, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo juga menyebutkan bahwa pelanggaran lalu lintas meningkat. Penindakan terhadap para pelanggar tersebut merupakan bentuk penegakkan hukum kepada masyarakat. Tujuannya agar ada efek jera terhadap para pelanggar, termasuk bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. “Penindakan yang dilakukan ini sebagai upaya untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Kapolres.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia