Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Suyasa Apresiasi Kenaikan UMK Badung Tahun 2020

06 November 2019, 22: 14: 15 WIB | editor : Nyoman Suarna

Suyasa Apresiasi Kenaikan UMK Badung Tahun 2020

I Wayan Suyasa, Wakil Ketua DPRD Badung (ISTIMEWA)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Dewan Pengupahan telah menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) Badung tahun 2020 senilai Rp 2.930.092. Jumlah ini mengalami peningkatan Rp 229.795 dibandingkan UMK 2019 yang nilainya Rp 2.700.297. Atas kenaikan ini, Wakil Ketua I DPRD Badung yang juga Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung, Wayan Suyasa, SH memberikan apresiasi.

“Kami baik dari unsur DPRD maupun FSP sangat mengapresiasi kenaikan ini. Harapannya tentu saja kesejahteraan karyawan secara bertahap bisa meningkat,” ujar Suyasa.
Politisi Golkar Badung tersebut menegaskan, perhitungan UMK Badung 2020 berpedoman kepada PP Nomor 78 Tahun 2015 dengan data pendukung bersumber dari Kementerian Ketenagakerjaan perihal penyampaian data inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun 2019.
Berdasarkan hal itu, katanya, Dewan Pengupahan menyepakati UMK Badung 2020 senilai Rp 2.930.092. “Angka ini diperoleh dari UMK Badung 2019 sebesar Rp 2.700.297 ditambah inflasi dan pertumbuhan PDB senilai Rp 229.795,30,” jelasnya.
Setelah UMK, Suyasa mendesak pihak-pihak terkait untuk melanjutkan pembahasan kesepakatan upah minimum sektoral (UMS). Pembahasan UMS harus dilakukan karena Badung sudah berkomitmen untuk menerapkannya.
Saat ditanya besaran UMS, ujar Suyasa, minimal 5 persen di atas UMK. “Minimal 5 persen di atas UMK,” tegasnya.
Adapun UMK Badung ini disepakati oleh unsur tripartit. Ada unsur pemerintah/akademisi, pengusaha dan serikat pekerja. Dari pihak pemerintah ada Kadis Perinaker IB Oka Dirga, Gede Riana, I Gusti Ngurah Agung, Nyoman Rai Dyatmika, Ketut Gede Widiartha Negara, Komang Budi Arsana, Made Gunartha, dan Sony Puji Triasmoro. Kalangan pengusaha diwakili Wayan Sandra, Wayan Nawa, Gusti Putu Suarminata, dan AA Kompyang Gede. Sementara dari kalangan serikat pekerja diwakili Putu Satyawira Marhaendra, Slamet Suranto, Made Sudana, dan I Wayan Suyasa.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia