Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Oknum Guru yang Ajak Siswinya Threesome Ngaku Atas Permintaan Pacar

07 November 2019, 18: 51: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Oknum Guru yang Ajak Siswinya Threesome Ngaku Atas Permintaan Pacar

GURU THREESOME: Para tersangka yang mengajak seorang siswi threesome saat diamankan polisi di Buleleng. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Oknum guru Ni Made Sri Novi Darmaningsih, 29, yang mengaku mengajak siswinya berhubungan seks bertiga (threesome) karena permintaan sang pacar A.A Putu Wartayasa, 36.

Kepada awak media, Sri Novi mengaku nekat menyerahkan salah satu siswinya untuk disetubuhi pacarnya karena permintaan dari pacarnya sendiri. Dirinya nekat menjerumuskan siswinya karena mendengar kabar, bahwa V merupakan anak yang nakal.

"Saya ajak jalan-jalan, terus ke kost pacar. Dalam kamar cuma ngobrol, saya ciuman sama pacar, dia diam. Bukan karena paksaan. Dari pacar dia inginkan, karena ingin coba hal baru. Saya turutin," ujar Novi.

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Vicky Tri Haryanto mengatakan, aksi ini terungkap dari laporan orangtua korban. Orangtua korban mengetahui kejadian ini, berawal dari berhembusnya cerita tempat korban bersekolah hingga ke orangtua korban, bahwa korban telah disetubuhi.

"Korban diajak ke kost pacar pelaku. Di sana antara pelaku 1 dan 2 yang memang pacaran awalnya melakukan hubungan badan, dengan maksud agar korban terangsang, tapi tidak. Saat itulah korban dipaksa," ungkap AKP. Vicky.

Didampingi Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu. Gede Sumarjaya, berawal dari laporan orangtua korban dan bukti yang cukup, akhirnya kedua pelaku ini berhasil diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan. "Berdasarkan bukti yang ada, kedua pelaku kini diamankan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," pungkas AKP. Vicky.

Demi menghilangkan traumanya, kini kondisi korban masih berada di bawah supervisi psikiater. Bahkan, korban masih tetap sekolah dan menutupi traumanya. “Korban tetap masuk sekolah seperti biasa. Memang sempat berusaha menutupi kejadiannya. Memang masih trauma, kami konsultasikan ke psikiater untuk menghilangkan traumanya,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku Sri Novi disangkakan telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak didik atau tenaga kependidikan sebagaimana dalam Pasal 81 (1) Jo pasal 82 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Sedangkan, pelaku AA. Wartayasa disangkakan Pasal 81 ayat (1), ayat (2) UU RI. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Seperti diketahui, perilaku seks menyimpang ini mengantarkan seorang oknum guru honorer bernama Ni Made Sri Novi Darmaningsih, 29 ke balik jeruji bersama pacarnya bernama A.A Putu Wartayasa, 36. Pasalnya, Sri Novi melakukan aksi seks threesome (berhubungan seks bertiga) bersama pacar dengan melibatkan siswinya, berinisial V, 15. Aksi bejat ini dilakukan lantaran terobsesi video porno.

Perilaku seks menyimpang ini tejadi pada Sabtu (26/10) sekitar pukul 14.30 wita di kost milik Wartayasa yang berlokasi di Jalan Sahadewa, Singaraja. Sri Novi yang merupakan warga Kelurahan Banyuning mengajak korban untuk dikenalkan kepada Wartayasa yang merupakan pegawai honorer di salah satu instansi lingkup Pemkab Buleleng.

 

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia