Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pernah Tersandung Kasus Narkoba, Oknum Pengacara Larikan Motor Teman

07 November 2019, 20: 51: 58 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pernah Tersandung Kasus Narkoba, Oknum Pengacara Larikan Motor Teman

LARIKAN MOTOR: Oknum pengacara MH yang dilaporkan ke polisi karena membawa lari motor Marianus Jamput. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Seorang pengacara diduga membawa lari motor temannya dari sebuah hotel di Denpasar. Hal tersebut terungkap setelah korban Marianus Jamput, melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Mapolsek Denpasar Barat.

Dari surat laporan yang beredar, Marianus yang berasal dari NTT mengaku ditipu oleh MH, yang diketahui berprofesi sebagai pengacara. Dalam rekam jejak karir MH menjadi pengacara,  ia sempat kesandung kasus narkoba. Kanit Reskrim  di Mapolsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga membenarkan kejadian tersebut. “Benar, ada laporan masuk, kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/11) di Hotel Taman Suci di Kawasan Imam Bonjol, Denpasar. Motor korban diketahui Yamaha N-Max dengan nomor Polisi DK 4635 FBA.

"Peristiwa terjadi di Hotel Taman Suci di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Minggu (3/11)," ujar Iptu Aji

Modus yang digunakan korban dengan alasan meminjam motor untuk menjemput temannya. "Pelaku beralasan meminjam motor korban untuk menjemput temannya. Janjinya 30 menit, namun sudah 2 hari tidak kembali, korban merasa dirugikan," jelas Iptu Aji.

Sementara itu, korban saat dihubungi pada Rabu (6/11) membenarkan kejadian yang menimpa dirinya. "Benar, waktu itu saya sedang berjaga di hotel. Tiba-tiba dia datang meminjam motor dengan alasan menjemput temannya. Katanya cuma 30 menit," beber Marianus.

Korban berharap bisa mendapatkan motornya kembali. "Saya harap pihak kepolisian mengejar MH dan mengembalikan motor saya," kata korban.

Dari Screenshot chat yang beredar, pelaku MH juga mengejek paguyuban Flobamora ( Paguyuban orang NTT) dengan bahasa kasar dan menyebut "Anjing Flobamora" di chatnya.

Saat diminta konfirmasi, Ketua Paguyuban Flobamora Yosep Yulius Diaz mengatakan akan melaporkan MH dengan dugaan pencemaran nama baik. "Kami akan laporkan atas pencemaran nama baik ke Polda Bali," jawab pria yang akrab disapa Yusdi.

Untuk membuat korban percaya, MH meninggalkan motornya Scoopy warna putih dengan nomor Polisi DK 4635 VO. Korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp26 juta atas kejadian ini.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia