Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bupati Giri Prasta dan Wagub Cok Ace Hadiri Tawur di Pura Pucak Mangu

07 November 2019, 21: 10: 49 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bupati Giri Prasta dan Wagub Cok Ace Hadiri Tawur di Pura Pucak Mangu

TAWUR: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara Tawur Balik Sumpah di Pura Pucak Mangu Tinggan, Kecamatan Petang, Kamis (7/11). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Serangkaian Karya Piodalan Mapedudusan Agung, Mapeselang, Medasar Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Pucak Mangu Tinggan, Kecamatan Petang yang jatuh bertepatan dengan Purnamaning Sasih Kelima, 12 November 2019 mendatang, pada Wraspati Umanis Ugu, Kamis (7/11) diadakan upacara Tawur Balik Sumpah. Tawur ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta beserta Seniasih Giri Prasta, Wakil Gubenur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Panglisir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung,  Bupati Karangasem IGA Mas Sumantri, dan Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.

Bupati Giri Prasta, pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur, karena pelaksanaan Karya Tawur Balik Sumpah berjalan dengan lancar, labda karya, sida sidaning don. Karena upacara ini bertujuan tidak saja mendoakan Kecamatan Petang ataupun Badung saja, tetapi juga mendoakan Jagat Bali bahkan nusantara. Bupati Giri Prasta menambahkan, serangkaian karya di Pura Pucak Mangu ini, selaku guru wisesa di Kabupaten Badung, pihaknya turut berpartisipasi sebesar Rp 1,9 miliar. Sehingga berharap seluruh rangkaian Karya Piodalan Mapedudusan Agung, Mapeselang Medasar Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Pucak Mangu berjalan dengan lancar, dan mendatangkan kesejahteraan terhadap masyarakat Badung dan Bali serta nusantara.

Sementara itu, Panitia Karya IGAG Manguningrat mengatakan, upacara tawur ini dipuput empat sulinggih, di antaranya Ida Peranda Gde Kekeran Pemaron dari Geria Mandara Munggu, Ida Peranda Gede Jelantik Santacita dari Geria Jadi Tabanan, Ida Bujangga Rsi Somia dari Geria Sempidi, dan Ida Peranda Gede Tembau Padonan dari Geria Pradnya Gulingan. Dijelaskan, Karya Tawur Balik Sumpah ini menggunakan sarana seekor kerbau, ayam putih, angsa, ayam biing, banteng, asu, ayam putih siungan, kambing, ayam hitam dan babi.

Ditambahkan, rangkaian karya di Pura Pucak Mangu ini sebelumnya telah dilaksanakan upacara Pamelastian dan Mapekelem di Pura Ulun Danu Beratan (3/11), kemudian dilanjutkan dengan mapepada tawur, memben tawur, malaspas bagia pulekerti, pering (6/11). Tawur balik sumpah utama, pedanan (7/11), mapepada dan memben karya (11/11). Puncak karya pada (12/11) diawali munggah ke pucak, upacara ring pesiraman, upacara ring Pucak Mangu, pemendak, upacara piodalan, mapeselang dan mapasaran.

IGAG Manguningrat juga mengimbau para pamedek agar tidak ada yang membawa tas kresek atau plastik. “Kami mohon kesadaran masyarakat pamedek untuk tidak membawa tas kresek atau plastik. Hal ini bertujuan menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan pura bebas dari sampah plastik,” ujarnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Dandim 1611 Badung Kolonel Puguh B, Anggota DPRD Badung I Wayan Regep, I Gusti Lanang Umbara dan IGAA Trimafo Yudha. Kemudian hadir pula Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beserta istri, Kepala OPD Kabupaten Badung, Kabag Humas Badung I Made Suardita, Camat Petang I Gede Eka Sudarwitha serta para panglingsir serta pengemong Pura Pucak Mangu, terdiri dari Asta Puri dan Asta Desa.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia