Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Jalan Selumbung-Sibetan Rampung, Akses ke Pura Besakih Lebih Dekat

07 November 2019, 22: 42: 11 WIB | editor : Nyoman Suarna

Jalan Selumbung-Sibetan Rampung,  Akses ke Pura Besakih Lebih Dekat

TINGGAL DIASPAL: Jalan penghubung Selumbung di Kecamatan Manggis dan Sibetan di Kecamatan Bebandem kini tinggal diaspal. Proyek ini diperkirakan tuntas pertengahan Desember 2019. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Warga Desa Selumbung, Kecamatan Manggis akan menempuh jarak lebih singkat jika ingin ke Pura Agung Besakih. Sebab, pemerintah telah membuka jalur dari Selumbung yang tembus hingga Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem.

Dengan dibukanya jalan ini, warga yang bermukim di pesisir seperti Desa Ngis, Manggis, Sengkidu, hingga Selumbung bisa dengan cepat menuju wilayah Kecamatan Bebandem, Selat, dan Rendang dengan melewati jalur baru tersebut.

“Sebenarnya sudah ada jalan ini, tapi masih jalan setapak. Kalau motor masih bisa jalan tembus ke Sibetan, tapi agak sulit medannya. Warga mengusulkan ke pemerintah dan baru terwujud tahun ini,” ujar salah seorang warga Selumbung, Wayan Rijeksi, Kamis (7/11).

Sedangkan Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem I Ketut Prama Budarta menegaskan, pengerjaan jalan Selumbung menuju Sibetan masih dalam proses penyebaran agregat. Pemadatan sudah dilakukan sejak Agustus 2019. “Kini masih penyebaran agregat untuk pondasi,” imbuh Prama Budarta.

Meski begitu, pemerintah baru mampu mengerjakan 1 kilometer, dari total panjang jalan 2,3 kilometer. Pemerintah mengupayakan agar jalan tersebut bisa dituntaskan pada tahun anggaran 2020. “Kami perlu pembahasan. Pengerjaan tergantung apakah ada penganggaran nanti,” terangnya.

Dinas PUPR Karangasem memplot anggaran sebesar Rp 524 juta lebih untuk ruas jalan kabupaten yang baru tersebut. Pengerjaan tahap pertama ini ditarget tuntas pertengahan Desember 2019. Sehingga warga yang tinggal di tengah perbukitan bisa melakukan mobilitasnya dengan lancar.

“Kami optimis selesai akhir tahun ini. Kan sudah agregat pondasi. Kalau untuk pengaspalan sebenarnya sebentar. Dua hari atau tiga hari pengaspalan pasti tuntas. Sisanya untuk ke Sibetan sementara bisa pakai motor dulu,” pungkasnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia