Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Usut Kasus Guru Threesome, Polisi Periksa Dua Saksi

08 November 2019, 21: 35: 55 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Usut Kasus Guru Threesome, Polisi Periksa Dua Saksi

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya. (I Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

BULELENG, BALI EXPRESS – Kasus threesome yang melibatkan oknum guru honorer bernama Ni Made Sri Novi Darmaningsih bersama sang pacar A.A Putu Wartayasa, 36 dengan anak didiknya berinisial V terus bergulir.

Sejauh ini Unit PPA Polres Buleleng sudah memeriksa korban dan orang tuanya sebagai saksi sekaligus pelapor. Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya yang dikonfirmasi Jumat (8/11) menjelaskan pemeriksaan terhadap saksi dilakukan untuk memenuhi unsur-unsur pidana.

“Dua saksi itu pelapor dan korban. termasuk kami akan memeriksa kedua tersangka,” ujar Iptu Sumarjaya.

Dikatakan Sumarjaya, tersangka tak menutup kemungkinan akan dijadikan saksi. Sebab, oknum guru, Sri Novi nekat mengajak anak didiknya untuk melakukan perbuatan cabul. Sedangkan tersangka Wartayasa melakukan persetubuhan di bawah umur terhadap korban.

“Artinya perkara ini displit menjadi dua. Pelaku perempuannya (Sri Novi, Red) berdiri sendiri, pelaku prianya (Wartayasa, Red) berdiri sendiri. Nanti oknum gurunya ada pasalnya sendiri karena dia melibatkan siswanya melakukan hubungan terlarang. sedangkan yang pelaku pria disangkakan terhadap persetubuhan di bawah umur,” jelasnya.

Saat ini tersangka sebut Sumarjaya sudah ditahan di Mapolres Buleleng. Sedangkan untuk memulihkan korban dari rasa trauma, pihaknya sudah menghadirkan psikiater. “Kami juga sudah meminta bantuan kepada psikiater untuk menyembuhkan korban dari trauma,” imbuhnya.

Ditanya terkait hasil visum, Sumarjaya mengaku belum menerima hasilnya. “Belum keluar. Karena kan baru dilakukan pemeriksaan. kami masih menunggu. kan dasarnya harus visum, untuk memperkuat pidana tersebut,” pungkasnya.

Perilaku seks menyimpang mengantarkan seorang oknum guru honorer bernama Ni Made Sri Novi Darmaningsih, 29 ke balik jeruji bersama pacarnya bernama A.A Putu Wartayasa, 36. Pasalnya, Sri Novi melakukan aksi seks threesome bersama pacar dengan melibatkan siswinya, berinisial V, 15. Mirisnya, aksi bejat ini dilakukan lantaran terobsesi video porno.

Perilaku seks menyimpang ini tejadi pada Sabtu (26/10) sekitar pukul 14.30 wita di kost milik Wartayasa yang berlokasi di Jalan Sahadewa, Singaraja. Sri Novi yang merupakan warga Kelurahan Banyuning mengajak korban untuk dikenalkan kepada Wartayasa yang merupakan pegawai honorer di salah satu instansi lingkup Pemkab Buleleng.

Awalnya, mereka bertemu di wilayah Jalan Udayana. Selanjutnya, korban yang merupakan anak didik pelaku langsung menuju kost Wartayasa, warga jalan Kutilang, Singaraja. Sesampainya di kost, pelaku Novi pun memaksa korban untuk duduk di kasur.

Tak disangka, Sri Novi dan Wartayasa justru melakukan persetebuhan di depan korban V. Tak berhenti disana, pelaku Wartayasa langsung memegang tangan korban dan mencium korban. Bukannya menghalangi, Sri Novi justru ikut memegang tangan korban. Karena terdesak, korban pun akhirnya disetubuhi oleh Wartayasa hingga terjadi aksi threesome.

Atas aksi bejat tesebut, korban lantas menyampaikan kepada orangtuanya. Tak terima anaknya menjadi korban persetubuhan, orangtua korban langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Buleleng pada Rabu (6/11). Setelah menerima laporan, polisi pun langsung menangkap Wartayasa dan Novi.

(bx/dik/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia