Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Eks PKS Bikin Gelora Indonesia, Siap Tempur pada Pilkada 2020 di Bali

11 November 2019, 11: 34: 43 WIB | editor : I Putu Suyatra

Eks PKS Bikin Gelora Indonesia,  Siap Tempur pada Pilkada 2020 di Bali

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia memastikan diri untuk ikut meramaikan kompetisi dalam Pemilu 2024 mendatang. Sekalipun ajang pemilihan itu masih lima tahun lagi.

Sebagai bentuk keseriusannya, bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Minggu (10/11), partai yang digagas beberapa mantan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini dideklarasikan di Jakarta. Selain deklarasi, partai yang dipimpin Anis Matta selaku ketua umum ini juga meresmikan kepengurusan di tingkat wilayah atau provinsi.

Salah satu kepengurusan wilayah yang diresmikan yakni dari Provinsi Bali. Di Bali, Partai Gelora Indonesia dipimpin H. Mudjiono selaku Ketua DPW yang dulunya pernah menjadi kader PKS.

Saat dikonfirmasi, Mudjiono mengaku perangkat kepengurusan Partai Gelora Indonesia di Bali sudah siap. “Kalau tingkat wilayah (provinsi) sudah (siap),” ujar Mudjiono yang saat dikonfirmasi masih berada di Jakarta untuk mengikuti deklarasi Partai Gelora Indonesia.

Karena itu, sambungnya, deklarasi tersebut juga dibarengi dengan peresmian seluruh pengurus di tingkat wilayah se-Indonesia, sekaligus penyerahan surat keputusan (SK). “Untuk (pengurus) di tingkat kabupaten/kota belum,” imbuhnya.

Meski kepengurusan di tingkat provinsi sudah siap, Mudjiono mengaku masih perlu menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN). “(Deklarasi) di Bali belum. Kami masih menunggu arahan. Kami masih konsolidasi,” sebutnya.

Selain dirinya, kepengurusan Partai Gelora Indonesia di Bali akan diperkuat Aripin selaku Sekretaris dan Turmudi selaku Bendahara. “Kalau di Bali, kami sudah 99 persen,” katanya.

Disinggung mengenai gerakan dalam waktu dekat ini, partainya membidik Pilkada Serentak 2020. Pihaknya di Bali memastikan diri untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar di enam kabupaten/kota di Bali. “Walaupun tidak bisa mengusung, mendukung kan bisa,” tukasnya.

Menurutnya, keikutsertaan Partai Gelora Indonesia dalam ajang pilkada tersebut sebagai bentuk pemanasan mesin partai. Sebelum menghadapi Pemilu pada 2024 mendatang. “Jadi starting point buat kami,” imbuh mantan anggota DPRD Kota Denpasar ini.

Selain itu, Mudjiono juga optimis partainya akan mampu bersaing menjadi partai pemenang dalam Pemilu 2024. Sekalipun dirinya enggan membeberkan target yang hendak dicapai partainya secara nasional. Dengan alasan, partainya saat ini masih fokus mempersiapkan diri agar bisa memenuhi persyaratan dalam pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM.

“Optimislah. Kami belum berbicara target. Masih jauh. Yang jelas kami masih mempersiapkan dulu agar bisa memenuhi persyaratan di Kemenkum HAM. Sampai 100 persen provinsi, 75 persen kabupaten/kota, dan 50 persen kecamatan,” pungkasnya. 

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia