Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Buka Pendaftaran Panwascam

11 November 2019, 12: 15: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Buka Pendaftaran Panwascam

Kordiv Pencegahan, Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga ( PHL) Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Pilkada Tabanan tahun 2020 sudah didepan mata, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan pun mulai membuka pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam). Kordiv Pencegahan, Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga ( PHL) Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta menyampaikan, sebelum pendaftaran untuk Panwascam dibuka, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dimana nantinya dalam proses rekrutmen Panwascam akan melalui berbagai tahapan. “Pengumuman pendaftaran diumumkan minggu kedua bulan November,” ujarnya Minggu (10/11) kemarin. 

Dirinya menambahkan, minggu kedua November dimaksud untuk penerimaan berkas bisa dilakukan mulai 27 November sampai 3 Desember 2019. Dilanjutkan dengan tahapan penelitian kelengkapan berkas persyaratan administrasi 27-4 Desember.

Kemudian pengumuman hasil penelitian administrasi 12 Desember 2019. Pada 12-15 Desember 2019, Bawaslu menerima tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait hasil penelitian administrasi para kandidat Panwascam. 

“Setelah itu barulah dilakukan tes tulis berikut tes wawancara 13-17 Desember 2019. Dan terakhir pengumuman hasil tes 18 Desember. Proses terakhir pelantikan Panwascam terpilih 20-21 Desember,” imbuhnya. 

Pihaknya berharap masyarakat nantinya ikut berperan aktif mensukseskan perekrutan ini dengan ikut mendaftarkan diri sepanjang memenuhi persyaratannya. 

Dalam rekrutmen Panwascam ini, menurut Narta dilakukan dengan sistem seleksi terbuka. Persyaratanya masih sama dengan aturan sebelumnya. Diantaranya tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari anggota partai politik sedikitnya lima tahun pada saat mendaftar.

Kemudian tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR, DPD, DPRD, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka lima tahun. “Dan yang terpenting seorang pengawas Pemilu harus memiliki integritas untuk bisa mensukseskan Pilkada 2020 tahun depan. Karena suksesnya pelaksanaan Pemilu tidak terlepas dari peran aktif Panwascam,” pungkas Narta. 

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia