Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Mandi Bersama, Bule Prancis Terseret Ombak di Pantai Pasut

11 November 2019, 19: 43: 44 WIB | editor : Nyoman Suarna

Mandi Bersama, Bule Prancis Terseret Ombak di Pantai Pasut

PENCARIAN : Tim gabungan melakukan pencarian terhadap korban WNA Prancis yang terseret ombak di Pantai Pasut, Senin (11/11). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Seorang wisatawan asing terseret ombak di Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Senin (11/11).  Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib masih melakukan pencarian terhadap korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa yang menimpa WNA asal Prancis bernama Guidot Gilbert tersebut bermula ketika pada hari Senin (11/11) sekitar pukul 08.00 Wita, korban yang tergabung dalam rombongan wisatawan asing asal Prancis berjumlah 11 orang, berangkat dari Hotel Lagawa Sanur menuju Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan dengan menggunakan kendaraan travel.

Setelah sampai di Desa Belimbing, sekitar pukul 10.30 Wita korban bersama rombongan memulai wisata dengan mengendarai sepeda (cycling) menyusuri Desa Belimbing menuju wilayah Banjar Pupuan Sawah, Selemadeg, kemudian rombongan istirahat dan makan siang di Pasar Bajera, Selemadeg.

Sekitar pukul 14.30 Wita, korban melanjutkan perjalanan dengan menyusuri persawahan menuju Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kerambitan, Tabanan, didampingi pemandu wisata I Made Murtika, 51, alamat Jalan Dewi Supraba, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, dan I Gede Nova Suastina Putra, 28, alamat Banjar Sangburni, Desa Pakisan, Kecamatan Kubu Tambahan, Buleleng.

Sesampainya di Pantai Pasut, korban bersama rombongan mencuci kaki kemudian mandi bersama. Sayangnya, selang 15 menit, tiba-tiba saja korban menghilang. Diduga korban terseret ombak. Padahal menurut informasi di lapangan, korban sudah diimbau untuk tidak terlalu ke dalam.

Atas hal tersebut, para rekan korban kembali ke darat dan menyampaikan peristiwa itu kepada sopir travel, I Putu Arka, 51, alamat Jalan Tegal Wangi, Denpasar yang kemudian diteruskan kepada pihak berwajib serta BPBD Tabanan.

Kapolsek Kerambitan, Kompol Dewa Gede Putra membenarkan perihal peristiwa tersebut. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya kemudian langsung turun ke lapangan untuk memimpin pencarian.

Menurutnya, pencarian dilakukan oleh tim gabungan personil Polsek Kerambitan, BPBD Tabanan, Satpolair Polres Tabanan dan masyarakat setempat. "Hingga pukul 19.00 Wita korban belum ditemukan, namun pencarian masih terus dilakukan di seputaran Pantai Pasut," tegasnya. 

Ditambahkan oleh Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, pihaknya menurunkan tujuh  orang TRC BPBD Tabanan untuk melakukan pencarian terhadap korban. "Tapi hasilnya memang masih nihil," ujarnya.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia