Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Warga Dukuh Masih Beli Air Rp 1,5 Juta Sebulan

11 November 2019, 20: 24: 35 WIB | editor : I Putu Suyatra

Warga Dukuh Masih Beli Air Rp 1,5 Juta Sebulan

MASIH KERING: BPBD Karangasem menyuplai air bersih di Kecamatan Kubu, Karangasem, beberapa waktu lalu. Ada sebagian warga yang membeli air secara mandiri. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Beberapa wilayah di Bali dikabarkan sudah turun hujan. Hal ini tentu memberi berkah bagi masyarakat yang sudah lama mendambakan adanya air.

Namun secercah harapan tersedianya air bersih tidak didapatkan penuh oleh warga di Kecamatan Kubu, Karangasem. Warga di wilayah utara Bumi Lahar itu masih didera persoalan kekeringan. Stok air di sana kabarnya menipis. Warga terpaksa membeli air agar kehidupan mereka terus berjalan.

Puluhan warga Desa Dukuh, Kubu, Karangasem sudah membeli air bersih sejak pertengahan 2019. Biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Apalagi untuk ukuran kalangan yang sebagian besar bekerja sebagai peternak. 

"Satu tangki biasanya beli Rp 200 sampai 400 ribu tergantung jarak. Warga Dukuh bagian atas paling banyak karena wilayahnya kering. Untuk kebutuhan sebulan, biayanya sampai Rp 1,5 juta," tutur salah seorang warga, Nyoman Dauh.

Ada sekitar 1.000 kepala keluarga di Dukuh. Dengan jumlah yang demikian banyak, tentu air di cubang tidak bisa dimanfaatkan. Apalagi cubang dalam kondisi nyaris kering. 

Anggota DPRD Karangasem Putu Deny Suryawan membenarkan warga di Dukuh masih membeli air bersih untuk keperluan mandi dan makan-minum. Ini dilakukan karena stok air di cubang umum sudah habis. Bahkan cepat habis selama seminggu. "Ya maklum juga karena warga biasa ambil air di cubang apalagi banyak keluarga," kata Deny, Senin (11/11).

Deny mengakui warga sering mendapat bantuan air bersih dari BPBD Karangasem. Namun suplai air dinilai masih lemah. Debet air tidak cukup memenuhi kebutuhan semua penduduk.

Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menegaskan pihaknya sudah sering mensuplai air bersih ke sejumlah desa. Bahkan paling banyak menyasar Kecamatan Kubu, Karangasem. "Ada empat kecamatan kesulitan memperoleh air bersih. Kami akan petakan terus agendakan pengiriman air bersih," ucap Arimbawa.

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia