Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kemarau Panjang, Polres Jembrana Salurkan Bantuan Air Bersih

11 November 2019, 20: 57: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kemarau Panjang, Polres Jembrana Salurkan Bantuan Air Bersih

AIR BERSIH : Personil Sat Sabhara Polres Jembrana mendistribusikan air bersih ke sejumlah warga di Banjar Katulampo, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Senin (11/11). (ISTIMEWA)

Share this      

JEMBRANA, BALI EXPRESS  -  Kemarau panjang melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Akibatnya, sejumlah warga di beberapa desa mengalami kesulitan air bersih. Untuk mengantisipasi hal itu, personil Polres Jembrana, Senin (11/11), menyalurkan air bersih ke rumah warga.

Kasat Sabhara Polres Jembrana AKP I Made Suwandra mengatakan, pihaknya menerjunkan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) milik Dalmas Sabhara Jembrana untuk menyalurkan air bersih bagi warga. Dengan kapasitas 6 ton air bersih, diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air bersih warga di Banjar Katulampo, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. “Inisiatif dari Pak Kapolres langsung. Air bersumber dari PDAM. Mudah-mudahan bisa mencukupi kebutuhan sementara warga di Banjar Katulampo,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, penyaluran air bersih ini sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang saat ini memang sangat membutuhkan air. Bahkan sejak beberapa bulan terakhir, warga kesulitan mengakses air bersih. Sungai setempat menyusut dan sumur-sumur tadah hujan milik warga mengering. “Kegiatan ini akan rutin dilakukan, semasih kemarau melanda. Bantuan air bersih diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, seperti memasak dan minum,” pungkasnya.

Sejumlah warga pun terlihat antusias menyambut bantuan air bersih. Mereka secara tertib mengantre untuk mengambil jatah air bersih dengan berbagai wadah, seperti ember dan jerigen. “Terima kasih atas bantuan air bersih ini, pastinya sangat membantu kami untuk mencukupi kebutuhan air bersih sehari-hari. Beberapa bulan ini, kami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Ketut Mancrut, 50, salah seorang warga Banjar Katulampo, Desa Manistutu.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia