Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Indahnya Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang

12 November 2019, 09: 55: 47 WIB | editor : I Putu Suyatra

Indahnya Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang

BATUR : Banyak spot menarik ada di kawasan Batur Natural Geopark, Kintamani, Bangli, yang menjadi daya tarik wisatawan. (ISTIMEWA)

Share this      

KINTAMANI, BALI EXPRESS - Selain atraksi adat dan budaya,  Bali memiliki kawasan wisata  unik, yakni Batur Natural Geopark. Ini menjadi situs Geopark pertama di Indonesia yang ditetapkan 20 September 2012 lalu, pada Konferensi Geopark Ke-11 di Portugal.

Sebagai Geopark atau Taman Bumi, kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri, baik sebagai spot wisata maupun sebagai objek penelitian oleh ilmuan. Beragam jenis aktivitas wisata alam, cocok dinikmati  wisatawan yang menyukai wisata out door.

Berwisata di kawasan Batur Natural Geopark, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam berupa Gunung Batur  yang masih aktif.

Salah satu spot terbaik untuk menikmati keindahan panorama Gunung Batur adalah di Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang. Dari lokasi ini, wisatawan juga dapat  mengabadikan momen indah berlatar-belakang Gunung Batur. Ada sejumlah fasilitas tersedia, mulai dari aktivitas foto bagi yang menyukai photografi, bersepeda, atau hanya sekadar nongkrong sambil menikmati kopi Kintamani dengan citarasa yang unik.

Ada juga  beberapa wahana selfie yang terbuat dari kayu, yang  sengaja dibuat bentuknya  unik, seperti bintang, telapak tangan raksasa dengan latar belakang Gunung Batur di kejauhan.
Selain itu, di objek wisata ini juga terdapat spot foto menarik lainnya, seperti jalan setapak dengan hiasan kukusan warna warni dan beberapa spot foto buatan lainnya. Spot foto yang ada  sangat cantik dan menarik, kreasi anjungannya juga cukup banyak.


Menikmati anjungan di kawasan ini, belum lengkap  jika tidak diikuti dengan  bersantai, 
sembari menikmati kopi Kintamani yang disediakan di beberapa coffee shop
oleh masyarakat lokal dengan beberapa pilihan menu makanan dan minuman.


Untuk memasuki kawasan ini, wisatawan dikenakan biaya karcis masuk sebesar Rp 5.000 per orang dan tiket jasa sarana prasarana  dan kebersihan sebesar Rp 5.000 per orang. Tiket tersebut dikeluarkan oleh Himpunan Pemandu Kawasan Kaldera Gunung Batur. Ketut Putra Wijaya, salah seorang pengelola sebuah agrowisata di Kintamani, mengatakan, sejak ditetapkannya kawasan Batur sebagai Natural Geopark, kunjungan wisata  meningkat   cukup signifikan. “ Sebagian besar mereka melakukan wisata alam, seperti mendaki Gunung Batur, mengunjungi wisata budaya di Desa Trunyan hingga berkunjung ke beberapa kawasan wisata agro ,” jelasnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group) pekan kemarin.


Keunikan dari Kaldera Gunung Batur, lanjut  Putra, adalah proses terbetuknya kaldera yang terjadi sekitar 23 ribu tahun yang lalu, karena adanya aktivitas gunung api yang aktif. Kaldera ini terbentuk karena runtuhnya atau merosotnya permukaan tanah dan bebatuan ke perut Bumi, karena kosongnya kantung magma di bawah gunung berapi.


Kaldera Gunung Batur ini sangat unik karena memiliki beberapa kaldera. Di dalam kaldera pertama, terbentuk kaldera kedua yang berbentuk melingkar. Di tengah kaldera muncul gunung berapi Gunung Batur dengan ketinggian 1.717 meter. “Di dalam kaldera tersebut juga terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang panjangnya sekitar 7,5 km dan lebar 2,5 km, itulah Danau Batur yang kita lihat saat ini,” ungkapnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia