Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Antisipasi Bom, Ojol dan Taksi Dilarang Masuk Polda Bali

13 November 2019, 21: 37: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Antisipasi Bom, Ojol dan Taksi Dilarang Masuk Polda Bali

KETAT : Penjagaan ketat dilakukan di Polda Bali. Ojol dan taksi dilarang masuk. (NORIS SAPUTRA FOR BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Polda Bali dan jajarannya meningkatkan pengamanan di markas Polda dan objek vital yang ada di Pulai Dewata. Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky langsung memberi atensi atas peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Medan. Saat dikonfirmasi, Rabu (13/11), Hengky menjelaskan, meningkatkan keamanan di objek vital yang ada.

"Dengan adanya bom di Kota Medan, jajaran kami meningkatkan pengawasan di objek vital umum seperti kantor dan objek wisata yang ada," jelas Kombespol Hengky.

Tak tanggung-tanggung, Polda Bali juga memperketat akses masuk ke markasnya, termasuk melarang ojek online (ojol) dan taksi masuk ke Markas Polda Bali.

"Petunjuk dari Polri, untuk taksi dan ojek online dilarang masuk maupun menaikkan menurunkan penumpang di sekitar Markas Polda Bali," jelas Kombespol Hengky.

Peningkatan kewaspadaan ini, diakui Hengky, dilakukan seluruh markas polisi di Indonesia. "Iya peningkatan kewaspadaan ini dilakukan di seluruh Mapolda di Indonesia," jelas Hengky.

Di Markas Polda Bali, kendaraan yang akan masuk diperketat. "Untuk pemeriksaan sudah ada SOP. Pemeriksaan mulai tinggalkan identitas, cek barang bawaan, cek badan dan ada kamera CCTV, face recognise," jelas Hengky.

Sementara itu, Mapolresta Denpasar juga meningkatkan pengamanan di markasnya. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono  menjelaskan," Obyek vital ditingkatkan pengawasan dengan back-up dari Polda," jelas Benny.

Diperketatnya pengamanan markas polisi juga terlihat hingga mapolsek di Kota Denpasar, seperti Mapolsek Denpasar Selatan, Benoa.

Pihak Polda Bali mengimbau masyarakat untuk tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. "Masyarakat diminta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Kalau ada hal yang mencurigakan, mohon laporkan ke pihak kepolisian," jelas Hengky.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia