Jumat, 24 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Derita Stroke, Kakek dari Buleleng Ditemukan Tewas di Lahan Sawah

14 November 2019, 18: 02: 36 WIB | editor : Nyoman Suarna

Derita Stroke, Kakek dari Buleleng Ditemukan Tewas di Lahan Sawah

RUMAH DUKA : Jasad korban di rumah duka yang berlokasi di Banjar Penataran, Gang II Nomor 3, Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Warga Kelurahan Paket Agung dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di lahan pertanian pada Kamis (14/11) sekira pukul 13.00 Wita. Belakangan, mayat tersebut diketahui bernama I Gusti Made Mangku, 62, warga Jalan Bisma Barat, No 17, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya, bernama Gusti Mandiasa, 57. Saat itu, Mandiasa tak sengaja melihat ada sepeda gayung milik korban yang terparkir di depan setra Kelurahan Beratan.

Di sekitar sepeda tersebut juga terdapat beberapa potong rumput yang biasa digunakan untuk tempat pakan ternak sapi. Mengingat kondisi kesehatan korban yang mulai melemah, karena menderita sakit stroke, timbullah niat Mandiasa untuk mencari korban.

Benar saja, korban yang juga pensiunan pegawai Dispenda ini ditemukan terbujur kaku di areal persawahan milik Luh Gelgel. Saat ditemukan, korban menggunakan celana pendek warna hitam dan baju kaos warna putih. Atas temuan mayat itu, saksi Mandiasa kemudian menyampaikan kepada keluarga korban dan polisi.

Polisi yang mendapatkan informasi, bergegas mendatangi lokasi untuk memintai beberapa keterangan warga. Selanjutnya pihak keluarga korban langsung menghubungi pihak PMI Buleleng untuk membawa mayat korban ke rumah keluarga korban yang ada di wilayah Kelurahan Kendran, Buleleng.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah tewas sekitar tiga jam sebelum ditemukan. Terdapat luka di siku kanan korban yang diperkirakan akibat terjatuh. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Luka itu karena korban sempat terjatuh, kemudian meninggal dunia," ujar Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Kamis (14/11) siang.

Selanjutnya, jasad korban disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Banjar Penataran, Gang II Nomor 3, Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng. Seperti diceritakan sepupu korban Gusti Putu Kaler, 59, almarhum I Gusti Made Mangku mengalami sakit stroke sejak tahun 1990-an.

"Saat itu ia masih bisa bekerja, namun kalau nulis tangannya sudah mulai bergetar. Setelah pensiun, kondisinya juga sudah mulai menurun. Keluarga sebenarnya tidak tahu dia pergi mencari rumput. Kalau tahu, pasti dilarang karena sudah tua dan sakit. Ya kami sudah ikhlas, ini murni karena sakit. Tidak ada unsur pembunuhan," ucapnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia