Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pilkada 2020, Kandidat Calon Independen Diusung “Suara Rakyat Tabanan”

17 November 2019, 20: 12: 29 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pilkada 2020, Kandidat Calon Independen Diusung “Suara Rakyat Tabanan”

I Gusti Ngurah Dharma Putra (Gustra) (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Nama-nama kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dari jalur independen semakin santer terdengar. Apalagi setelah KPU Tabanan menetapkan jumlah minimal dukungan pasangan calon perseorangan dalam Pilkada 2020 mendatang.

Beberapa grup warga Tabanan di media sosial Facebook pun mulai menjagokan figurnya. Ada yang berasal dari kalangan pengusaha, profesional hingga mantan perbekel. Salah satu yang paling santer adalah I Gusti Ngurah Dharma Putra atau Gustra yang banyak disebut-sebut di grup warga Tabanan di media sosial Facebook 'Suara Rakyat Tabanan'.

Menurut admin Suara Rakyat Tabanan, I Gusti Sumardayasa, munculnya nama Gustra adalah karena figurnya dinilai memiliki rekam jejak yang bersih. Gustra saat ini menjabat sebagai Head of Customer Banking di BNI. "Rekam jejaknya bersih, ndak ada cacat, sehingga kami nilai cocok untuk bertarung nanti dalam pilkada," ungkapnya Minggu (17/11).

Namun terkait siapa yang pantas mendampingi Gustra, Sumardayasa mengatakan, belum bisa memastikan. Ia menilai, Gustra yang berasal dari seorang profesional, perlu didampingi figur yang handal dan punya nyali membackup program-program yang akan dijalankan untuk masyarakat, tentunya memiliki track record yang baik. "Sejauh ini banyak figur yang hanya mengamankan posisi mereka, dan tidak memikirkan kepentingan orang banyak," imbuhnya.

Kendatipun memberikan dukungan kepada figur calon independen untuk maju, ia menyerahkan seluruhnya kepada yang bersangkutan apakah akan maju atau tidak. "Intinya Suara Rakyat Tabanan menyuarakan apa yang harus disuarakan, tidak ada pesanan, ini memang suara rakyat," tandasnya.

Sementara itu, nama yang disebut-sebut tepat mendampingi Gustra adalah politisi asal Selemadeg Timur I Ketut Loka Antara. Terkait isu tersebut, politisi yang kini bergabung di Partai Nasdem ini mengaku, belum mendengar tentang isu bahwa dirinya disandingkan dengan Gustra melalui jalur independen. Bahkan, menurutnya, ia belum memiliki pikiran ke arah sana. "Belum ada pikiran ke sana. Kita lihat perkembangan situasi politik ke depan seperti apa. Bertemu saja belum, kenal saja belum," ungkapnya.

Sebagai seorang politisi yang sudah malang melintang di dunia politik Tabanan, pria yang pernah bergabung di Partai Golkar itu pun tidak menamfik jika dirinya ingin agar pemerintahan Tabanan yang sudah bagus dapat lebih ditingkatkan. "Salah satunya di bidang infrastruktur yang memang sudah banyak diperbaiki, namun banyak juga yang belum mendapatkan sentuhan. Jadi saya ingin semua jalan di Tabanan nantinya tersentuh hotmix," paparnya.

Di samping itu, menurutnya, investasi yang masuk ke Tabanan harus disaring dengan selektif. Jika investasi tersebut negatif, serta merugikan dan menimbulkan gangguan di masyarakat, maka sudah sepatutnya investasi itu tidak diberikan izin. "Kemudian dalam penyediaan lapangan kerja perlu pemberdayaan, ekonomi kreatif, dan memotivasi pemuda," lanjut Loka Antara.

Saat ditanya apakah berani bertarung dengan calon Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP atau partai lainnya? Loka Antara menegaskan, dalam politik bukan soal berani atau tidak, namun ini soal tekad. "Bagaimana tekad kita untuk ikut andil dalam membuat perubahan dan kemajuan di kabupaten. Kalau memang tekad kita kuat untuk siap mengabdi, kenapa tidak," pungkasnya.

Sementara itu, Gustra belum bisa dikonfirmasi mengenai namanya yang disebut-sebut untuk maju menjadi calon Bupati Tabanan melalui jalur independen.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia