Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Tim Tarung Derajat Popnas Bali Sabet Juara Umum

21 November 2019, 00: 44: 33 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Tim Tarung Derajat Popnas Bali Sabet Juara Umum

JUARA : Tim Popnas Tarung Derajat Bali sabet juara umum Popnas 2019 yang digelar di GOR Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, yang ditutup Senin lalu (18/11). (ISTIMEWA)

Share this      

BANDUNG, Bali Express – Tim Tarung Derajat Provinsi Bali yang berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di GOR Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, sukses menyabet predikat juara umum.

Predikat tersebut menambah deretan kesuksesan yang diraih Tim Tarung Derajat Provinsi Bali pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVI 2019 di DKI Jakarta pada bulan lalu.

Dalam partai final Popnas 2019 yang berakhir pada Senin lalu (18/11), Tim Tarung Derajat Bali berhasil mengoleksi empat medali emas.

Posisi tim dari Bali tersebut diikuti Provinsi Sumatera Barat yang menempati posisi Juara Umum II. Dan kemudian Provinsi Jawa Timur pada posisi Juara Umum III.

Empat medali emas bagi Bali itu disumbangkan oleh AA Bagus Satriadiputra Drajat di Kelas 45,1-49 kilogram setelah mengalahkan petarung tuan rumah, Muhammad Alief Fachraituzzaki.

Emas kedua disumbangkan I Nyoman Candra Gita Kusuma di Kelas 53,1-57 kilogram setelah berhasil mengatasi perlawanan petarung Jawa Tengah, Yoga Wahyu Pranata.

Lantas emas ketiga yang disabet Ferdi Firmansyah di Kelas 61,1-65 kilogram, yang mengalahkan petarung Jawa Barat, Ardi Satria Maharsa. Kemudian, medali emas keempat direbut petarung putri Ni Putu Mita Yobi di Kelas tarung putri 49,1-52 kilogram.

Selain empat emas, Bali juga meraih satu perak yang dipersembahkan Putu Riska Amelia Cahyani di Kelas 55,1-58 kilogram yang harus mengakui keunggulan petarung Sumatera Barat, Vebi Sasmita Husna.

Sedangkan tiga medali perunggu untuk Bali dipersembahkan Komang Rian Aditya Saputra (Kelas 57,1-61 kilogram tarung putra), Ni Kadek Lia Ariani (Kelas 46,1-49 kilogram tarung putri), dan Putu Ira Tresna Yanti (Kelas 52,1-55 kilogram tarung putri).

Raihan medali di Popnas Bandung ini, diakui Sekretaris Umum Pengprov Kodrat Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, di luar ekspektasinya. Bali yang meloloskan lima wakil di babak final. Sedangkan tuan rumah, Jawa Barat, enam orang petarung. Kendati begitu, Bali bisa menyabet empat medali emas.

Semua ini, lanjut pria yang akrab disapa Gung Cok ini, berkat semangat juang petarung dan arahan dari pelatih. "Sebetulnya Pengprov Bali tidak memasang target khusus di Popnas. Kekuatan daerah juga tidak bisa diprediksi karena Popnas yang dilaksankan setiap dua tahun sekali, dan sebagian besar petarungnya hanya bisa mengikuti sekali," ujar Gung Cok kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Senin lalu (18/11).

Namun,pemetaan kekuatan Tarung Derajat di Indonesia, diakui Gung Cok sudah bisa  diprediksi dari hasil Kejuarnas  maupun PON, yakni Bali, Jabar, Jatim, Jateng, Sumbar, Aceh, dan NTB. "Yang jelas tradisi meraih medali emas dalam setiap Kejurnas harus tetap dipertahankan," pungkasnya.

Sebelumnya, Tarung Derajat Bali yang mengirim empat petarung di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVI 2019 di DKI Jakarta, Oktober lalu, semuanya berhasil menyabet medali. Pada babak final yang digelar di Gelanggang Remaja, Jakarta Timur, Bali menyabet satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu.

(bx/rin/hai/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia