Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Air Tukad Badung Berwarna Merah akibat Limbah Sablon Hj Nurhayati

26 November 2019, 18: 25: 50 WIB | editor : I Putu Suyatra

Air Tukad Badung Berwarna Merah akibat  Limbah Sablon Hj Nurhayati

MERAH: Air Tukad Badung di kawasan Banjar Buagan, Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali berwarna merah akibat limbah, Selasa (26/11). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Aliran sungai Tukad Badung di kawasan Banjar Buagan, Jalan Imam Bonjol Denpasar mendadak berubah warna menjadi merah pekat, Selasa (26/11). Hal ini diduga berasal dari pembuangan limbah sablon.

Salah satu pekerja proyek, Hariyono mengatakan sekitar pukul 09.00 sungai mulai berubah warna yang mengalir dari utara menuju ke selatan sungai.

"Ya tadi siang sudah ada petugas berpakaian adat bersama Satpol PP untuk mengambil sampel air sungai," ujarnya

Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga menjelaskan setelah mendapat laporan, kami langsung menerjunkan anggota langsung menuju ke lokasi. Setelah dilakukan pengecekan ditemukan bahwa limbah berasal dari usaha sablon milik Hj, Nurhayati  asal Pekalongan di Jalan Pulau Misol I Nomor 23, Dauh Puri Kauh, Denpasar yang ternyata tidak memiliki  ijin usaha.

Ia dengan sengaja membuang limbah sablonnya ke sungai hingga mencemari sungai menjadi merah pekat. Ia juga melanggar Perda nomor 12 tahun 2002 tentang ijin usaha dan atas perbuatannya tersebut Nurhayati akan mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) pada Jumat (29/11) depan.

"Kami amankan pukul 09.30 Wita, sudah kami lakukan penyidikan dan Jumat kami sidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar," kata Sayoga.

Sayoga menambahkan, karena usaha sablon ini tidak memiliki ijin, pihaknya akan segera mengarahkan pada penutupan usaha ini.

(bx/bay/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia