Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Sekeluarga Alami Kecelakaan Maut di Ungasan, Sang Ayah Meninggal

27 November 2019, 10: 41: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sekeluarga Alami Kecelakaan Maut di Ungasan, Sang Ayah Meninggal

KORBAN: Salah satu korban kecelakaan maut di Ungasan. (ISTIMEWA)

Share this      

UNGASAN, BALI EXPRESS - Kecelakaan maut yang menyebabkan meninggal dunia kembali terjadi. Kali ini kecelakaan  tersebut menimap satu keluarga dari Atambua, yang menabrak tembok di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Badung pada Selasa kemarin (25/11).

Peristiwa nahas yang menimpa Yohakim Lojo,29, beserta Istrinya yang bernama Marliana Fitri,27 dan anaknya Monica Ililoe,2. Lokasi kecelakaan tepatnya terjadi di kilometer 35. Depan SMP Dirga Yusa Ungasan, Badung.

Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar Iptu Tiviasih menerangkan kecelakaan tersebut disebabkan pengendara tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan menabrak tembok SMP Dirga Yusa. "Pengendara (Yohalim Lojo) tidak dapat mengendalikan kendaraannya, sehingga menabrak tembok," ungkap Iptu Tiviasih.

Korban mengendarai motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 3048 FAM, kemudian sulit mengendalikan motornya hingga akhirnya kecelakaan tak terelakan. Setelah oleng saat mengendarai motor. "Pengendara saat itu datang dari arah utara, ketemu tikungan, pengendara oleng dan tak bisa mengendalikan kendaraan maka menabrak," beber Iptu Tiviasih.

Korban yang terjatuh mengalami luka pendarahan yang cukup parah dilarikan ke Rumah Sakit Udayana yang tak jauh dari lokasi kejadian di Ungasan, tetapi nyawa korban Yohalim Lojo tak dapat ditolong alias tewas. "Korban mengalami luka pendarahan, mulut, hidung serta telinga korban mengeluarkan darah. Korban dinyatakan meninggal di RS Udayana Jimbaran," jelas Iptu Tiviasih.

Korban diketahui beralamat di jalan Cliff nomor 11, Ungasan, Kuta Selatan Badung. Belum jelas kemana tujuan korban sekeluarga berkendara.

Sementara itu istri dan anak korban mengalami luka dibagian lutut dan kaki. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan ini terjadi diakibatkan korban kurang hati-hati. "Pengendara kurang hati-hati, sebab dijalan tersebut kan menikung," jelas Iptu Tiviasih.

Kondisi motor korban juga tak kalah parah, mengalami pecah deck pada body kiri, spion bagian kanan juga patah serta baret pada body kanan. Kecelakaan ini jelas membuat rasa sedih mendalam. Kini anak dan istrinya harus kehilangan Yohalim Lojo akibat kecelakaan maut tersebut.

(bx/ris/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia