Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Miliki Permata Tersembunyi, Pujungan Tata Air Terjun Blamantung

29 November 2019, 10: 53: 57 WIB | editor : I Putu Suyatra

Miliki Permata Tersembunyi, Pujungan Tata Air Terjun Blamantung

PENATAAN: Muspika Pupuan melakukan gotong royong di Air Terjun Blamantung, Kamis (28/11). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Potensi alam Kabupaten Tabanan memang tidak usah diragukan lagi. Selain kawasan pantainya yang menawan, Tabanan juga memiliki kawasan dataran tinggi dengan berbagai macam objek. Diantaranya adalah adanya air terjun di wilayah Kecamatan Pupuan yang belum banyak diketahui masyarakat.

Objek yang bernama Air Terjun Blamantung berlokasi di Banjar Margasari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Air terjun ini bisa dikatakan Hidden Gems atau permata tersembunyi karena belum banyak diketahui masyarakat. Kendatipun demikian masyarakat setempat sudah sering menikmati objek tersebut. Beberapa orang wisatawan mancanegara yang kebetulan lewat pun pernah berkunjung ke air terjun ini.

Hal itu lah yang menjadi salah satu alasan bagi Pemerintah Desa Pujungan untuk menata objek tersebut sehingga dapat menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi. 

Miliki Permata Tersembunyi, Pujungan Tata Air Terjun Blamantung

PENATAAN: Muspika Pupuan melakukan gotong royong di Air Terjun Blamantung, Kamis (28/11). (ISTIMEWA)

Perbekel Desa Pujungan, I Made Wisnu Jaya menjelaskan bahwa Air Terjun Blamantung sejatinya tidak kalah cantik dari air terjun-air terjun yang sudah terkenal di Bali. Hanya saja memang belum banyak diketahui oleh masyarakat, sehingga perlu dilakukan penataan. "Sejak tiga bulan lalu, Pemerintah Desa Pujungan selalu meluangkan waktu di sore hari satu minggu sekali untuk mulai pembersihan dan penataan diareal air terjun ini, kami awalnya cuma ingin menyedikan tempat bagi anak anak kami untuk tempat berkumpul," ujarnya usai melakukan gotong royong bersama Muspika Pupuan yang terdiri dari Camat Pupuan Hendra Manik, Danramil Pupuan Kapten Inf I Made Sudi Arcana, dan Kapolsek Pupuan AKP I Kadek Ardika, Kamis (28/11).

Dan setelah ditata secara perlahan, air terjun Blamantung ini pun mulai ramai didatangi pengunjung, tidak hanya masyarakat lokal ada juga wisatawan mancanegara, namun pihaknya belum memungut tiket masuk. Hanya saja perlu dilakukan pembenahan mulai dari akses jalan, tempat parkir kendaraan, pelebaran kolam mandi, toilet, ruang ganti hingga gazebo. "Kalau sekarang ini kita masih lakukan penataan secara swadaya menggunakan APBDes sebesar Rp 200 Juta, tapi kami rasa belum bisa maksimal karena dibidang lain kami masih perlu biaya, sehingga kami harapkan kehadiran pemerintah," imbuhnya.

Kendatipun demikian, Dinas Pariwisara Tabanan akan membantu pembuatan gasebo sebesar Rp 90 Juta di objek air Terjun bertingkat dengan tinggi 75 meter dan 25 meter itu. Sedangkan penataan secara keseluruhan diprediksi akan menghabiskan anggaran mencapai Rp 2 Miliar. "Karena bagaimanapun hebatnya desa dalam membangun pariwisata  tanpa support dari pemerintah daerah maka akan percuma," sambungnya.

Pihaknya pun berharap agar seluruh pihak bisa bersinergi membangun obyek wisata Air Terjun Blamantung untuk menunjukan potensi yang ada sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi atau nilai tambah bagi warga Pujungan.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia