Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Badung Bangun Agro Techno Park, Jadi Objek Wisata Baru di Petang

01 Desember 2019, 20: 53: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Badung Bangun Agro Techno Park, Jadi Objek Wisata Baru di Petang

TINJAU: Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara meninjau Lokasi Kawasan Agro Techno Park (ATP) di Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Minggu ( 1/12). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Setelah dilaksanakannya upacara ngeruak pada hari Selasa tanggal 26 November lalu, Bupati Badung menugaskan Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, selaku ketua Tim Koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Agro Techno Park meninjau Lokasi Kawasan Agro Techno Park (ATP) di Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Minggu ( 1/12 ). Turut hadir Plt. Kadis Pertanian I Ketut Sudarsana, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Ketut Gede Suyasa, Kepala Bagian Hukum Setda Badung I Komang Budi Argawa, Camat Petang I Gde Eka Sudarwitha, Sekcam Petang I Wayan Darma, Pj. Perbekel Desa Belok Sidan I Made Sukawana serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, menjelaskan, pembangunan Agro Techno Park merupakan komitmen Bupati Badung dalam rangka membangun sektor pertanian di wilayah Badung Utara. Bupati mencanangkan Agro Techno Park yang berlokasi di Desa Belok Sidan dengan luas tanah keseluruhan 14, 8 Hektar, disewa oleh Pemda selama 10 tahun.

Para pemilik lahan saat ini dipekerjakan dalam pembangunan tersebut. Kelak, pada akhir masa sewa, Pemda bersama petani dapat membentuk suatu badan usaha yang bergerak di sektor pertanian. Selama 10 tahun ini pemda akan melakukan proses edukasi dan pemberdayaan petani sekaligus melakukan transformasi dari pola pertanian tradisional menjadi petani modern yang berjiwa enterpreneur.  "Di kawasan Agro Techno Park ini, ikon yang akan kami kembangkan adalah tanaman kopi, sehingga nanti akan menyesuaikan dengan tumbuhan- tumbuhan kopi yang dimiliki oleh masyarakat di kawasan ini," terangnya.

Suambara mengharapkan, ke depan, di samping menjadi kawasan pengembangan pertanian kopi dengan menerapkan teknologi, juga diharapkan kawasan Agro Techno Park mampu menjadi obyek wisata baru di wilayah Badung Utara.

Suambara menambahkan, konsep pembangunan ATP ini untuk jangka panjang, Pemerintah berkeinginan petani menjadi pemilik dari Agro Techno Park nantinya. Sehingga para petani yang tanahnya disewa oleh Pemkab ini akan membentuk koperasi dalam satu badan hukum yang nantinya bekerja sama dengan Perusahan Umum Daerah yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Badung. "Jadi koperasi petani dengan Perumda ini akan membentuk satu badan usaha yang diharapkan nanti bisa mengelola kawasan Agro Techno Park ini, termasuk ada kegiatan-kegiatan bisnis yang dilakukan di dalamnya. Di antaranya kawasan pariwisata, pusat kuliner atau pengembangan UMKM. Yang jelas, Pemerintah Daerah berharap keberadaan Agro Techno Park ini memberikan multiflier effect bagi masyarakat di kawasan ini," jelasnya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia