Minggu, 26 Jan 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Pipa Air BWS di Bukti PecahLuberan Air Genangi puluhan KK

01 Desember 2019, 21: 10: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pipa Air BWS di Bukti PecahLuberan Air Genangi puluhan KK

PERBAIKI PIPA: Petugas sedang memperbaiki pipa air milik BWS Bali Penida yang jebol di wilayah Dusun Yeh Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Minggu (1/12) siang. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

KUBUTAMBAHAN, BALI EXPRESS -Warga Dusun Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahn dihebohkan oleh bocornya pipa air milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida pada Sabtu (30/11) malam sekira pukul 23.00 Wita. Tak pelak bocornya pipa berukuran 18 Dim tersebut membanjiri sedikitnya 25 pemukiman warga hingga obyek wisata Yeh Sanih.

Seperti diceritakan seorang warga, Made Sukarini, 48. Rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter sebelah utara TKP jebolnya pipa tak luput dari terjangan banjir. Bahkan, ketinggian banjir  setinggi lutut orang dewasa.

Wanita yang buka warung di pinggir ruas jalan Kubutambahan-Tejakula ini terjaga dari tidurnya setelah ayam pejantannya berkokok keras. “Saya pikir ada maling karena suara ayamnya keras sekali. Setelah keluar ternyata ayamnya udah ngambang. Kaget, padahal tidak ada hujan, tapi kok banjir. ternyata ada warga bilang pipa air milik BWS jebol,” tuturnya, Minggu (1/12) siang di rumahnya.

Atas kejadian tersebut, Sukarini pun terpaksa begadang hingga pukul 02.30 Wita dini hari. Bahkan, ruas jalan di depan rumahnya yang terendam genangan air pipa membuat arus lalu lintas sedikit macet.

“Banyak truk lewat terpaksa hati-hati. air surut sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, setelah aliran air dari reservoar yang berada di Desa Bulian menjuju pipa ditutup. sekitar jam 07.00 Wita pagi jalannya penuh lumpur lalu dibersihkan dengan disemprot pakai air,” imbuhnya.

Jebolnya pipa inipun berdampak langsung terhadap obyek wisata Yeh Sanih. Pasalnya kolam renang di obyek wisata yang berjarak sekitar 600 meter dari lokasi bocornya pipa, airnya menjadi keruh. Akibatnya, obyek wisata ini baru bisa dibuka sekitar pukul 11.00 Wita untuk pengunjung, karena pengelola harus membersihkan air yang keruh tersebut.

“Ya sangat dirugikan sekali. Selain dampaknya pelayanan air bersih tersendat, air kolam destinasi wisata Yeh Sanih juga ikut terdampak. beberpa warga juga merasa trauma, karena mereka mengira ada bencana alam banjir,” sesal Made Suwindra, Ketua LPM Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan.

Sementara itu Edi Mahendra, selaku staf perencanaan PDAM Cabang Kubutambahan menjelaskan pihaknya sedang melakukan perbaikan terhadap pipa besi berukuran 18 Dim. lokasi meledaknya pipa tersebut membuat badan jalan seluas 2 meter persegi menjadi amblas.

Edi menyebut, kuatnya tekanan air yang dialirkan dari Reservoar yang berlokasi di Desa Bulian menuju pompa PDAM di Bukti membuat pipa yang tertanam sedalam 2 meter menjadi pecah. Ledakannya itulah mengakibatkan permukaan jalan menjadi amblas dan menggenangi wilayah di bawahnya seluas 1 kilometer persegi.

Bahkan, tembok penyengker sepanjang 12 meter di Pompa Air Sanih, tepatnya sebelah timur obyek wisata Yeh Sanih ikut jebol. hal itu disebabkan karena derasnya tekanan air dari arah selatan hingga menjebol tembok.

“Karena tekanan air besar, sehingga tidak kuat dan mengakibatkan pipa pecah. Kami sedang perbaiki dan menunggu alat dari Denpasar. Proses perbaikan sejak jam 07.00 Wita pagi, astungkara besok perbaikan selesai dilakuan,” ujar Edi sembari mendampingi petugas memperbaiki pipa.

Atas pecahnya pipa ini, pihaknya menyebut jika pelanggan yang terdampak jumlahnya mencapai 100 pelanggan. Namun, kondisi tersebut sudah diantisipasi dengan menerjunkan mobil tangki untuk mensuplai air bersih kepada pelanggan yang terdampak di wilayah Bukti.

“Sudah kami antisipasi dengan mobil tangki. Pelanggan yang terdampak di wilayah Banjar Ancak, Desa Bukti saja,” tutupnya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia